## Yen Jepang Menguat dan Dolar AS Melemah: Perjudian Kebijakan Bank Sentral dan Sentimen Pasar



Dalam sesi perdagangan Asia minggu ini, yen Jepang menunjukkan rebound, mematahkan tren penurunan berkelanjutan akhir-akhir ini. Dorongan di balik rebound ini bukanlah faktor tunggal, melainkan gabungan dari berbagai ekspektasi—baik rumor intervensi pemerintah Jepang maupun harapan kenaikan suku bunga dari bank sentral, sementara tekanan berkelanjutan pada dolar AS justru mempercepat pergerakan tersebut.

## Perubahan Kebijakan Memberikan Suntikan Kepercayaan pada Yen Jepang

Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan paling tegas hingga saat ini, secara jelas menyatakan bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk merespons volatilitas berlebihan. Bersamaan dengan itu, pernyataan dari pejabat pemerintah Takashi Aida semakin memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan intervensi. Sinyal-sinyal ini secara efektif menghentikan percepatan depresiasi yen.

Yang lebih penting lagi adalah kecenderungan kebijakan Bank of Japan (BoJ). Laporan Reuters menunjukkan bahwa bank sentral menegaskan kembali tekanan inflasi yang disebabkan oleh yen yang lemah, mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga pada Desember masih dalam pertimbangan. Pertemuan antara Perdana Menteri Sanae Takaichi dan Gubernur BoJ, Ueda Kazuo, pekan lalu, tampaknya menghapus hambatan politik terhadap kenaikan suku bunga dari pemerintahan baru. Sementara itu, indeks harga produsen jasa naik 2,7% secara tahunan pada bulan Oktober, menegaskan sinyal inflasi yang berkelanjutan dan memberikan dasar teoretis bagi bank sentral untuk memperketat kebijakan.

## Kekhawatiran Akibat Kebijakan Stimulus Menghambat Penguatan Yen

Tidak dapat diabaikan bahwa paket stimulus ekonomi sebesar 21,3 triliun yen yang disetujui kabinet Jepang membawa risiko baru. Langkah terbesar sejak pandemi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap peningkatan pasokan utang, dan telah menjadi pendorong utama kurva hasil Jepang menjadi lebih curam. Ditambah lagi, suasana risiko saat ini cenderung optimis, sehingga faktor-faktor ini melemahkan permintaan terhadap yen sebagai aset safe haven, membatasi penguatan lebih lanjut.

## Penjualan Dolar Menjadi Penggerak Utama Penurunan USD/JPY

Ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve menjadi penyebab utama performa dolar AS yang melemah akhir-akhir ini. Pasar semakin yakin bahwa Fed akan kembali menurunkan suku bunga pada Desember, bahkan di tengah data ekonomi yang campur aduk, ekspektasi ini tetap kokoh. Pada hari Kamis, USD/JPY sempat turun ke sekitar 155,70 selama sesi Asia, menyentuh level terendah lebih dari satu minggu.

Harapan perdamaian dan ekspektasi penurunan suku bunga terus mendukung sentimen optimis pasar, yang selanjutnya membatasi daya tarik yen sebagai aset safe haven. Selain itu, karena AS memasuki musim liburan, volume perdagangan cenderung tipis, dan transaksi besar bersifat lebih terkendali.

## Analisis Teknikal: 156.70 Menjadi Batas Kunci

Rata-rata pergerakan sederhana 100 jam saat ini berada di level 156,70, menjadi level support penting untuk USD/JPY. Jika dolar/yen mampu bertahan di atas level ini, ada peluang untuk kembali menembus level 157,00, kemudian menuju resistance tengah di 157,45-157,50, dan akhirnya menargetkan area 158,00—yang merupakan titik tertinggi dalam hampir sembilan bulan terakhir minggu lalu.

Sebaliknya, jika menembus rendah di 155,65 dari posisi terendah semalam, USD/JPY akan menghadapi koreksi yang lebih dalam, dengan angka bulat 155,00 sebagai support berikutnya. Jika level ini berhasil ditembus, sinyal bearish akan muncul, membuka jalan untuk kelanjutan penurunan dari sekitar 158,00.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan