Ringkasan: Ketika Binance mengalokasikan dana SAFU sebesar 1 miliar USD ke BTC, bagaimana investor ritel memahami logika di baliknya?
Penulis: Viee|Tim Konten Biteye
Awal Februari 2026, musim dingin di Victoria Harbour Hong Kong lebih ramai dari biasanya, dan Konferensi Konsensus Hong Kong yang menjadi pusat narasi kripto Asia kembali diadakan.
Baru-baru ini, harga Bitcoin sempat menembus di bawah 70.000 USD, volume perdagangan rendah, dan para investor merasa cemas. Dalam siklus pasar bearish ini, bagaimana raksasa bursa akan memilih untuk menghadapi musim dingin ini? Bagi investor ritel biasa, mungkin pertanyaannya bukan kapan pasar bullish akan datang, tetapi apakah mereka mampu bertahan melewati pasar bearish ini. Platform melakukan penyesuaian posisi, institusi membangun dasar, dan kita sendiri harus bagaimana mengatur dana serta melindungi modal?
Artikel ini akan memulai dari pernyataan Binance di Konferensi Konsensus, menganalisis logika dasar di balik pembelian Bitcoin oleh institusi, serta menggabungkan aktivitas keuangan di bursa baru-baru ini, untuk membahas bagaimana investor ritel dan institusi dapat bersiap bersama menghadapi musim dingin industri ini.
1. Konsensus