Kalshi dan Sengketa Pengawasan di Nevada: Pertarungan Konstitusional antara Federal dan Negara Bagian



Pada Maret 2025, Komisi Pengelolaan Perjudian Nevada mengeluarkan surat perintah penghentian pertama kepada Kalshi, memulai perang hukum yang berlangsung lebih dari satu tahun. Sengketa inti adalah: Kalshi mengklaim bahwa "kontrak acara" mereka termasuk dalam kategori "swap" yang diatur oleh CFTC dan harus diawasi secara eksklusif oleh federal; sementara Nevada berpendapat bahwa kontrak tersebut "tidak berbeda secara substantif" dari taruhan olahraga dan harus memperoleh lisensi perjudian negara bagian untuk beroperasi.

Pada November 2025, hakim federal Andrew Gordon membuat keputusan penting, menyatakan bahwa kontrak acara olahraga Kalshi bukanlah swap yang diatur oleh CFTC, melainkan kegiatan perjudian yang substantif. Pada Februari 2026, Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan mempertahankan posisi tersebut, membersihkan hambatan hukum bagi penegakan hukum Nevada. Pada bulan Maret, hakim Carson City Jason Woodbury mengeluarkan perintah larangan sementara selama 14 hari, yang kemudian diperpanjang dan mengeluarkan larangan awal, meminta Kalshi untuk menerapkan teknologi pembatasan geografis sebelum 4 Mei untuk memblokir pengguna Nevada.

Pada 17 April 2026, Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan mengadakan sidang lisan terkait kasus ini, namun tidak langsung memutuskan setelah sidang. Perlu dicatat bahwa arah hukum menunjukkan perpecahan: Pengadilan Banding Sirkuit Ketiga pada bulan yang sama mengeluarkan keputusan yang mendukung Kalshi, menyatakan bahwa New Jersey tidak berhak mengatur mereka, yang bertentangan dengan Pengadilan Sirkuit Kesembilan secara mencolok.

Kasus ini memiliki dampak yang luas. Pihak Nevada menunjukkan bahwa jika Kalshi menang, CFTC akan menjadi "otoritas pengawas perjudian nasional", secara langsung mengikis kedaulatan pengawasan negara bagian di bidang taruhan olahraga. Pengacara Kalshi menegaskan bahwa perlu menghindari kesimpulan yang saling bertentangan antara pengadilan negara bagian dan federal. Chief Legal Officer Coinbase Paul Grewal memprediksi bahwa kasus ini akhirnya akan diajukan ke Mahkamah Agung AS, yang akan memutuskan apakah kontrak olahraga hanya di bawah yurisdiksi CFTC. Lebih dari 20 negara bagian telah menantang pasar prediksi ini, dan kasus ini akan menentukan arah kerangka kepatuhan industri tersebut.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 3
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 26menit yang lalu
Langsung saja, selesai 👊
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 2jam yang lalu
Cukup dengan melompat 👊
Lihat AsliBalas0
HighAmbition
· 2jam yang lalu
baik 💯💯💯
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan