Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Berdasarkan data terbaru hingga 1 April 2026, pasar emas dan minyak mentah menunjukkan divergensi yang signifikan akibat perubahan dramatis dalam situasi geopolitik Timur Tengah: emas mengalami rebound besar, sementara minyak mentah mengalami penurunan tajam. Fokus utama pasar sepenuhnya tertuju pada sinyal meredanya ketegangan antara AS dan Iran.
📈 Emas: Rebound menembus kembali di atas $4700, tekanan jangka pendek mereda
Pada 1 April, harga emas mengalami rebound kuat, kontrak berjangka emas COMEX sempat naik ke $4751, dan emas spot menembus di atas ambang $4700.
· Penyebab rebound: Meredanya ketegangan AS-Iran mengurangi kekhawatiran pasar terhadap kenaikan suku bunga AS lebih lanjut, sekaligus imbal hasil obligasi AS menurun, mengurangi biaya peluang memegang emas.
· Perbedaan pandangan ke depan:
· Pandangan jangka pendek: Kenaikan ini sementara dianggap sebagai rebound dari kondisi oversold. Jika ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat dan harga minyak naik, tekanan jual terhadap emas mungkin kembali muncul.
· Pandangan jangka panjang: Mayoritas institusi optimistis terhadap tren menengah hingga panjang. Goldman Sachs memperkirakan harga emas bisa mencapai $5400 di akhir tahun; Nanhua Futures menyebutkan kuartal kedua sebagai periode konsolidasi dan dasar terbentuk.
🛢️ Minyak mentah: Penurunan lebih dari 10%, premi geopolitik cepat mereda
Harga minyak internasional mengalami penurunan tajam, Brent sempat turun di bawah $100, WTI turun lebih dari 4%, dan kontrak utama minyak mentah domestik sempat turun lebih dari 11%.
· Penyebab penurunan: Inti dari ini adalah ekspektasi berakhirnya konflik AS-Iran, kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak yang biasanya disebut “premi perang” cepat terkikis.
· Pandangan ke depan:
· Waspada terhadap fluktuasi: Institusi memperingatkan bahwa saat ini hanyalah “meredanya retorika” sementara, jika negosiasi tidak menunjukkan kemajuan nyata, risiko minyak kembali naik ke level tertinggi kedua.
· Perpindahan fokus: Bahkan jika konflik berakhir, pasar sudah memperhitungkan premi risiko geopolitik yang lebih tinggi, sehingga sulit bagi harga minyak untuk kembali ke level sekitar $65 sebelum konflik.
📊 Inti penggerak: Sinyal kunci dari situasi AS-Iran
Volatilitas pasar yang ekstrem saat ini sepenuhnya didominasi oleh berita berikut:
· Sinyal gencatan senjata: Trump menyatakan bahwa AS akan mengakhiri operasi militer terhadap Iran dalam “dua hingga tiga minggu”; Presiden Iran juga menyatakan “bersedia mengakhiri perang”.
· Risiko potensial: Menteri Luar Negeri Iran menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan terhadap AS “nol”, dan militer AS sedang mengerahkan tiga kapal induk ke Timur Tengah, situasi masih penuh ketidakpastian.
Secara sederhana, pergerakan pasar pada 1 April dipicu oleh meredanya risiko geopolitik jangka pendek yang memicu rebound short covering pada emas dan aksi jual berlebihan pada minyak mentah.
Perlu diingat, pasar minggu ini masih menghadapi ketidakpastian besar, termasuk tenggat waktu penting pada 6 April yang ditetapkan Trump dan data non-pertanian AS yang akan segera dirilis. Volatilitas jangka pendek mungkin meningkat, sehingga perlu pengelolaan risiko yang hati-hati. #创作者冲榜