Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini ada teman yang bertanya apa itu Gas di Ethereum, sejujurnya penjelasan di internet sangat beragam, sehingga pemula memang mudah bingung. Jadi hari ini aku akan jelaskan secara menyeluruh tentang hal ini.
Sebenarnya sangat sederhana, cukup ingat satu rumus: biaya transaksi = jumlah konsumsi × harga satuan. Sama seperti mengemudi dari A ke B membutuhkan bensin, di jaringan Ethereum, melakukan apapun harus membayar Gas.
Pertama, mari kita beri contoh. Misalnya kamu ingin mengirim token, membutuhkan 21000 unit Gas, dan harga per unit Gas adalah 100 gwei, maka biaya transaksi tersebut adalah: 21000 × 100 = 2.100.000 gwei. Mudah, kan?
Lalu, apa itu Gas? Gas diterjemahkan sebagai bahan bakar. Di Ethereum, Gas adalah istilah khusus yang mewakili bahan bakar yang diperlukan untuk menjalankan suatu operasi. Kamu sering dengar orang bilang “Gas naik ke 200”, sebenarnya yang mereka maksud adalah harga satuan Gas, bukan jumlah konsumsi atau biaya total.
Selanjutnya, kita bahas Gas Limit. Ini adalah jumlah Gas maksimum yang kamu bersedia bayar untuk satu transaksi. Misalnya sistem secara default mengatur Gas Limit sebesar 50.000, tetapi kenyataannya hanya menghabiskan 21.000, maka sisa 29.000 akan otomatis dikembalikan ke kamu. Sebaliknya, jika konsumsi melebihi Limit yang kamu tetapkan, transaksi akan gagal, dan Gas yang sudah terpakai tidak akan dikembalikan. Jadi, jangan asal turunkan Gas Limit demi menghemat uang, karena itu malah berisiko.
Kemudian, Gas Price adalah harga satuan Gas. Biasanya dinyatakan dalam Gwei, karena jika pakai ETH langsung akan banyak nol dan sulit dibaca. 1 Gwei = 0.000000001 ETH, jadi memakai Gwei jauh lebih praktis.
Biaya Gas (Gas fee) adalah biaya yang harus kamu bayar secara aktual, rumusnya: Gas fee = Gas Limit × Gas Price. Misalnya Gas Limit 21.000 dan Gas Price 63.97 Gwei, maka biaya transaksi adalah 21.000 × 63.97 = 1.343.454 Gwei, yang jika dikonversi ke ETH sekitar 0.00134 ETH.
Setelah upgrade London pada Agustus 2021, struktur Gas Price berubah. Sekarang terdiri dari dua bagian: base fee dan tip (priority fee). Base fee adalah harga dasar yang berfluktuasi sesuai tingkat kemacetan jaringan secara real-time, sedangkan tip adalah tambahan yang kamu berikan secara sukarela agar transaksi diprioritaskan. Logikanya seperti memberi tip saat naik taksi agar lebih cepat diantar. Max fee adalah jumlah dari base fee dan tip, setara dengan Gas Price sebelum upgrade.
Mengapa Gas kadang sangat mahal? Karena ruang blok di Ethereum terbatas. Saat banyak orang berlomba-lomba mengunggah data ke blockchain, misalnya saat rilis NFT populer, kompetisi sangat ketat, harga Gas pun melonjak tajam. Saat seperti ini, cara paling bijak adalah menunggu sampai jaringan tidak terlalu padat sebelum melakukan transaksi.
Untuk mengurangi pengeluaran Gas, saran aku adalah: pertama, cek dulu harga Gas saat ini sebelum transaksi; kedua, jika tidak terburu-buru, lakukan di waktu sore atau malam, karena biasanya Gas lebih stabil; ketiga, pertimbangkan menggunakan jaringan layer 2 seperti Polygon atau sidechain, biayanya jauh lebih murah, bahkan ada yang menyebutnya “chain pengemis”, cocok untuk airdrop dan interaksi kecil.
Intinya, jika kamu tidak memahami apa itu Gas dan bagaimana cara menghitungnya, bertransaksi di Ethereum bisa sangat merugikan. Jadi, sebelum melakukan transaksi apa pun, pastikan cek harga Gas agar terhindar dari kerugian yang tidak perlu.