Perusahaan Korea Selatan Membuka Pintu Investasi Cryptocurrency: Larangan 9 Tahun Akhirnya Berakhir

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menjaga kebijakan pembatasan investasi kripto perusahaan selama 9 tahun penuh telah mengalami perubahan besar. Menurut laporan dari , Komisi Layanan Keuangan Korea (FSC) sedang menyusun pedoman pengawasan transaksi kripto untuk perusahaan terdaftar dan investor profesional, menandai pergeseran strategi dari larangan total menuju regulasi dan izin. FSC telah menyelesaikan draf panduan terkait secara awal, dan versi finalnya diperkirakan akan resmi diterbitkan pada Januari atau Februari 2025. Jika berjalan sesuai jadwal, perusahaan Korea berpeluang memperoleh kualifikasi legal untuk berinvestasi dalam aset kripto pada tahun 2025.

Dari Larangan Total ke Pembukaan Tersusun: Perubahan Strategi Kebijakan Regulasi Korea

Pedoman baru ini melanjutkan langkah FSC Korea yang secara bertahap mencabut larangan praktik “institusi tidak boleh melakukan transaksi aset kripto”. Pada pertengahan 2025, Korea telah menyetujui organisasi nirlaba dan bursa kripto untuk menjual aset kripto yang mereka miliki; dan pada semester kedua, otoritas pengawas bahkan mengumumkan akan membuka hak transaksi kripto bagi perusahaan terdaftar dan investor profesional. Serangkaian langkah ini menunjukkan bahwa Korea sedang membangun tatanan baru yang beranjak dari larangan total menuju sistem yang terinstitusionalisasi dan terstandarisasi.

Kebijakan baru ini juga mencerminkan upaya regulator untuk menyeimbangkan dua aspek: mengizinkan partisipasi institusi dalam alokasi aset kripto untuk meraih peluang pasar, sekaligus mencegah risiko keuangan dari spekulasi berlebihan.

Batas Investasi 5%, Fokus 20 Besar: Aturan Spesifik Masuknya Perusahaan

Agar investasi perusahaan dalam kripto tidak menjadi alat spekulasi, FSC dalam drafnya menetapkan mekanisme perlindungan berlapis:

Batasan jumlah investasi: Perusahaan dan investor profesional hanya dapat mengalokasikan maksimal 5% dari modal ekuitas pemegang saham (yaitu dana yang berasal dari investor) untuk membeli aset kripto setiap tahun. Batasan ketat ini menunjukkan sikap hati-hati dari regulator.

Batasan cakupan aset: Saat ini hanya mengizinkan pembelian 20 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar. Berdasarkan kondisi pasar saat ini, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sebagai dua proyek terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan nilai pasar masing-masing mencapai 179,984 juta dolar dan 36,553 juta dolar, akan menjadi aliran utama dana perusahaan.

Kontroversi stablecoin belum terselesaikan: Apakah stablecoin dolar seperti USDT, USDC akan dimasukkan ke dalam daftar pembelian yang sah masih dalam diskusi, dan isu yang belum pasti ini dapat mempengaruhi pilihan alokasi aset nyata perusahaan.

Stablecoin dan Likuiditas Pasar: Kekhawatiran Utama dalam Kebijakan Baru

Peneliti dari Presto Research, Min Jung, menunjukkan bahwa kebijakan ini akan menyuntikkan likuiditas baru yang signifikan ke pasar kripto. Namun, karena ruang investasi terbatas pada 20 besar berdasarkan kapitalisasi pasar, dana diharapkan akan sangat terkonsentrasi pada Bitcoin dan Ethereum, sementara altcoin lain kemungkinan mendapatkan manfaat kebijakan yang sangat terbatas.

Meskipun batas 5% tampak konservatif, Min Jung berpendapat bahwa ini tidak akan menjadi hambatan nyata bagi perusahaan yang baru memulai reformasi. Ia menambahkan bahwa perusahaan biasanya akan mengambil pendekatan bertahap dan tidak langsung menginvestasikan seluruh dana, sehingga batas ini dalam jangka pendek tidak akan menjadi penghalang utama partisipasi perusahaan.

《Undang-Undang Dasar Aset Digital》 Segera Disahkan: Penetapan Akhir Kerangka Regulasi

Industri kripto dan komunitas investasi Korea saat ini sangat menaruh harapan besar pada pengesahan 《Undang-Undang Dasar Aset Digital》 yang diperkirakan akan keluar pada kuartal pertama 2025. Legislatif penting ini, yang dianggap sebagai “regulasi komprehensif tahap kedua”, akan menentukan arah utama berbagai kebijakan penting terkait pengembangan industri, termasuk penerbitan dan regulasi ETF spot kripto, serta kerangka pengawasan stablecoin won Korea.

Selain itu, pedoman baru juga memasukkan mekanisme perlindungan seperti “transaksi pecah” dan “batasan harga” untuk mencegah volatilitas pasar yang ekstrem akibat transaksi besar. Lapisan-lapisan perlindungan ini mencerminkan perhatian Korea terhadap pengelolaan risiko pasar selama proses pembukaan.

BTC-0,74%
ETH-0,46%
USDC-0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan