Bitcoin adalah aset kripto yang paling aktif diperdagangkan di pasar India, dengan harga sekitar ₹9,803,459 pada 29 Agustus 2025. Baru-baru ini, harga telah menurun, mencerminkan penyesuaian pasar jangka pendek. Lingkungan ekonomi global, pergerakan dolar, dan berita kebijakan dapat mempengaruhi fluktuasi harga Bitcoin. Selain itu, sentimen investor adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi volatilitas harga; ketika ada ketidakpastian di pasar, harga sering mengalami penyesuaian yang cepat.
Saat berinvestasi dalam perdagangan Bitcoin, investor harus fokus pada poin-poin kunci dalam grafik teknis, seperti level support dan resistance, sambil secara wajar menetapkan order stop-loss dan take-profit. Dengan mengambil langkah-langkah ini, risiko yang ditimbulkan oleh volatilitas pasar dapat dikurangi, terutama bagi investor pemula yang harus beroperasi dengan hati-hati.
Harga Ethereum di pasar India sekitar ₹390.347, dengan tren terbaru yang sangat berkorelasi dengan Bitcoin, tetapi dengan fluktuasi yang sedikit lebih kecil. Harga Ethereum dipengaruhi tidak hanya oleh pasar secara keseluruhan tetapi juga sangat terkait dengan pembaruan jaringan, pertumbuhan proyek kontrak pintar, dan aplikasi terdesentralisasi. Investor dapat memperhatikan proyek-proyek baru dalam ekosistem Ethereum, karena proyek-proyek ini sering mendorong kenaikan harga hingga tingkat tertentu.
Bagi investor jangka panjang, disarankan untuk memperhatikan pengembangan teknologi dan skenario aplikasi Ethereum, serta merumuskan rencana investasi berdasarkan sentimen pasar. Investor jangka pendek dapat memanfaatkan fluktuasi harga untuk perdagangan dalam rentang.
Pasar aset kripto India sedang dalam fase perkembangan yang cepat, tetapi kebijakan regulasi tetap menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh para investor. Fluktuasi harga terbaru di pasar sangat terkait dengan ketidakpastian kebijakan. Selain Bitcoin dan Ethereum, Ripple, Dogecoin, dan koin-koin baru lainnya juga semakin aktif di pasar India. Investor dapat mengurangi risiko melalui diversifikasi sambil tetap memperhatikan perkembangan kebijakan dan berita pasar.
Investasi dalam Aset Kripto di India memerlukan manajemen risiko yang penting. Investor baru harus mengembangkan strategi investasi berdasarkan toleransi risiko mereka sendiri untuk menghindari pengejaran yang berlebihan terhadap kenaikan dan penurunan. Investor jangka panjang dapat fokus pada pengembangan teknologi dan prospek aplikasi koin, sementara investor jangka pendek dapat beroperasi berdasarkan analisis teknis dan sentimen pasar. Melalui analisis rasional dan perencanaan ilmiah, investor dapat mencapai imbal hasil yang relatif stabil di pasar yang volatil.