Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sebuah "Kripto Black Wednesday" bisa terjadi, mirip dengan apa yang dilakukan George Soros terhadap Bank of England, namun dengan perbedaan kunci karena sifat terdesentralisasi dari kripto.
Bagaimana Sebuah "Black Wednesday" Bisa Terjadi di Kripto
1. Serangan Jual Pendek Massal
Jika paus atau dana institusi menjalankan penjualan pendek dengan leverage tinggi pada kriptocurrency utama seperti Bitcoin atau Ethereum, itu bisa memicu penurunan harga yang cepat.
2. Serangan terhadap Stablecoins
Skenario serupa terjadi dengan UST Terra pada 2022. Serangan yang ditargetkan menyebabkan stablecoin algoritmik kehilangan ikatannya dengan USD, membuat seluruh ekosistem Terra runtuh dan mengguncang pasar kripto.
3. Aliran Likuidasi Massal
Jika harga turun tajam, para pedagang marjin akan dilikuidasi, memicu reaksi berantai penjualan paksa—serupa dengan bagaimana Soros memaksa Bank of England untuk mendepresiasi pound.
Sebuah peristiwa yang sebanding terjadi dengan FTX, di mana posisi berdaya ungkit Alameda dilikuidasi, menyebabkan kejatuhan pertukaran tersebut.
Perbedaan Kunci Antara Kripto dan Keuangan Tradisional
Tidak ada intervensi bank sentral: Tidak ada lembaga seperti BoE atau Fed yang dapat campur tangan untuk menghentikan kejatuhan.
Pergerakan harga yang lebih cepat: Perdagangan Kripto 24/7, artinya serangan bisa terjadi dalam hitungan jam bukan hari.
Likuiditas rendah: Serangan yang dieksekusi dengan baik dapat mendorong harga aset kripto mendekati nol jauh lebih cepat daripada dengan mata uang fiat.
Apa pendapatmu? Apakah kamu mencari kasus tertentu atau hanya menjelajahi ide tersebut?
#Which Coins are You Bullish on for March?