Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
4 alasan utama yang dapat membuat Pi Network kehilangan nilai setelah peluncuran mainnet
Pi Network telah menjadi salah satu topik yang paling kontroversial dalam ruang crypto, dibandingkan dengan Bitcoin karena model penambangan yang sederhana dan mudah diakses. Meskipun kegembiraan seputar proyek ini meningkat, namun ada banyak kekhawatiran bahwa nilai Pi dapat turun tajam setelah peluncuran mainnet, yang sangat dinantikan oleh komunitas.
Berikut adalah 4 alasan utama yang dapat menyebabkan nilai Pi turun dalam waktu dekat:
1. Keterlambatan dalam peluncuran mainnet
Salah satu hal yang paling mengkhawatirkan bagi Pi Network adalah seringnya penundaan peluncuran mainnet. Pada awalnya, komunitas mengharapkan peluncuran ini akan terjadi pada tahun 2024, namun saat ini proyek ini telah ditunda hingga akhir Februari 2025. Keterlambatan seperti itu tidak hanya membuat investor kehilangan kesabaran tetapi juga menimbulkan keraguan tentang kelayakan proyek di masa depan.
Penundaan yang berkelanjutan dapat mengurangi kepercayaan investor terhadap kemampuan Pi Network untuk melakukan eksekusi, dan ketika hal ini terjadi, banyak orang akan mulai menjual token mereka, mengurangi nilai Pi, terutama saat tidak ada cukup permintaan untuk menyerap pasokan ini.
2. Mengambil keuntungan dapat menyebabkan penjualan panik
Salah satu alasan lain yang dapat menyebabkan penurunan nilai Pi adalah penutupan keuntungan dari para penambang awal. Mereka yang terlibat dalam penambangan Pi pada tahap awal telah menginvestasikan waktu dan usaha tanpa mendapatkan keuntungan segera. Setelah menunggu bertahun-tahun dan mengalami beberapa penundaan, banyak orang mungkin ingin menjual token mereka segera setelah dapat diperdagangkan di bursa.
Pada saat itu, jumlah besar Pi dapat membanjiri pasar, meningkatkan pasokan yang beredar dan menyebabkan penurunan harga jika tidak ada permintaan yang cukup dari pembeli. Hal ini terutama menjadi perhatian karena Pi Network sedang menghadapi persaingan sengit dari proyek mata uang kripto lainnya.
3. Efek airdrop
Sejarah banyak proyek mata uang kripto menunjukkan bahwa setelah melakukan program airdrop, nilai token dapat turun tajam saat diluncurkan. Contoh yang sangat mencolok baru-baru ini adalah Berachain yang menyaksikan penurunan harga 50-60% langsung setelah melakukan airdrop, sementara Hamster Kombat (HMST), Wormhole, dan ZkSync juga mencatat penurunan harga yang serupa.
Pi Network bisa menghadapi situasi serupa jika permintaan pasar tidak cukup kuat untuk menyerap jumlah token besar setelah diluncurkan mainnet. Meskipun Pi memiliki komunitas yang besar dan kuat, mempertahankan nilai token dalam pasar kripto yang penuh dengan fluktuasi akan menjadi tantangan yang tidak kecil.
4. Dampak Musiman
Waktu peluncuran mainnet juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi pergerakan harga Pi. Jika peluncuran resmi berlangsung pada akhir kuartal pertama, sejarah pasar kripto menunjukkan bahwa ini bukan waktu yang ideal untuk ledakan proyek. Musim semi biasanya mencatat pertumbuhan yang lambat dan kurang volatil seperti di kuartal ketiga, ketika pasar cenderung menjadi lebih ramai.
Oleh karena itu, jika tidak ada faktor pasar yang kuat untuk mendorong nilai Pi dalam fase ini, harga Pi mungkin mengalami kesulitan dalam mempertahankan stabilitas atau mencapai pertumbuhan yang kuat setelah diluncurkan mainnet.
Meskipun Pi Network masih merupakan proyek menarik dengan potensi besar, faktor-faktor seperti keterlambatan peluncuran mainnet, kemungkinan pengambilan untung dari para penambang awal, efek airdrop, dan dampak musiman dapat menyebabkan nilai Pi Network turun tajam dalam waktu dekat. Para investor dan peserta harus siap secara psikologis untuk fluktuasi ini dan berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi, bukan merupakan saran investasi. Investor harus melakukan penelitian yang teliti sebelum membuat keputusan. Kami tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi Anda
Bergabung dengan Telegram:
Twitter (X):
Annie