Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya menemukan sebuah video yang beredar kembali setelah kematian 'El Mencho' pada bulan Februari, dan sejujurnya itu memberi banyak hal untuk dipikirkan. Pada tahun 2012, ketika mereka menangkap Ramiro Pozos González, alias 'El Molca', orang ini mengucapkan sebuah kalimat yang hampir bersifat profetik tentang apa yang akan terjadi pada pemimpin CJNG. Dengan tangan diborgol di depan kamera federal, dia meramalkan bahwa El Mencho akan berakhir ditangkap atau terbunuh. Dan 14 tahun kemudian, tepat itulah yang terjadi.
Yang menarik adalah bahwa 'El Molca' tidak hanya mengucapkan ramalan itu secara sembarangan. Saat dia diperiksa, dia menjelaskan seluruh proses bagaimana Kartel Milenio terpecah dan bagaimana El Mencho memperkuat kekuasaannya hingga membentuk apa yang kemudian menjadi Kartel Jalisco Nueva Generación. Orang ini berada di kubu lawan, di La Resistencia, jadi dia memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana semuanya akan berkembang.
Ramiro Pozos González lahir di Guadalajara pada tahun 1970 dan memulai karier di dunia kejahatan terorganisir dalam Kartel Milenio. Dia menjadi operator logistik dan keuangan, dengan pengaruh di Jalisco dan Colima. Ketika mereka menangkap pemimpin utama Milenio, El Mencho mulai mengisi posisi strategis hingga menguasai struktur di wilayah tersebut. 'El Molca' berada di pihak yang kalah.
Dalam pemeriksaannya, 'El Molca' menceritakan bagaimana semuanya dimulai. Dia menggambarkan momen tepat saat organisasi pecah menjadi dua kubu: Los Torcidos, tempat El Mencho berada, dan La Resistencia, tempat dia berada. Dia menjelaskan bagaimana para pemimpin mulai menata ulang posisi mereka dan bagaimana akhirnya El Mencho memperkuat kekuasaannya. Bagi 'El Molca', sudah jelas bahwa ini akan berakhir dalam perang tanpa akhir.
Yang aneh adalah bahwa pada tahun 2012, saat dia ditangkap di Zapopan, pihak berwenang federal mempresentasikannya sebagai pukulan penting terhadap sisa-sisa Kartel Milenio. Mereka menyita sebuah senapan AK-47 yang dilapisi emas, yang diklaim sebagai hadiah dari salah satu pemimpin lama. Dalam penampilannya di media, 'El Molca' bahkan tampak tersenyum, seolah sudah tahu bagaimana semuanya akan berakhir.
Tahun-tahun kemudian, pada tahun 2021, Ramiro Pozos González dijatuhi hukuman 28 tahun penjara bersama tiga rekannya. Saat ini dia ditahan di Altiplano, di Negara Bagian Meksiko. Sementara itu, El Mencho menjadi buronan narkotika paling dicari di Meksiko dan Amerika Serikat, hingga akhirnya dia terbunuh pada bulan Februari lalu. Ramalan 'El Molca' terpenuhi secara tepat, meskipun dia sudah berada di penjara selama bertahun-tahun saat kejadian itu.