Panduan Alokasi Kripto Charles Schwab: Apa yang Perlu Diketahui Investor di 2026 (Crypto Allocation Guide)

TLDR

  • Charles Schwab mengatakan tidak ada “alokasi” kripto yang “benar” — semuanya bergantung pada masing-masing investor
  • Perusahaan itu menguraikan dua pendekatan: strategi portofolio berbasis imbal hasil dan berbasis risiko
  • Bahkan alokasi Bitcoin 1% pun dapat secara bermakna mengubah profil risiko keseluruhan sebuah portofolio
  • Bitcoin telah menunjukkan volatilitas tahunan 72% dan penurunan (drawdown) selama lebih dari 70%; Ethereum bahkan lebih volatil
  • Schwab meluncurkan akun baru “Schwab Crypto” untuk perdagangan langsung Bitcoin dan Ethereum

Charles Schwab, perusahaan pialang AS terbesar yang terdaftar secara publik dengan mengelola lebih dari $12 triliun aset milik klien, telah memublikasikan laporan riset tentang bagaimana investor seharusnya memikirkan penambahan kripto ke dalam portofolio mereka.

🚨CHARLES SCHWAB WARNS ON CRYPTO ALLOCATIONS

Bahkan paparan 1%–3% terhadap bitcoin atau ether dapat secara signifikan meningkatkan volatilitas portofolio.

Charles Schwab mengatakan kripto seharusnya diperlakukan sebagai kepemilikan satelit spekulatif pic.twitter.com/5jycBFxYrU

— Coin Bureau (@coinbureau) April 7, 2026

Perusahaan itu mengatakan tidak ada satu alokasi “yang benar”. Sebaliknya, jumlah yang tepat bergantung pada tujuan, toleransi risiko, dan prospek masing-masing investor.

Kertas kerja putih Schwab, yang ditulis oleh Jim Ferraioli, direktur riset mata uang digital di Schwab Center for Financial Research, menguraikan dua kerangka utama untuk alokasi kripto.

Yang pertama adalah pendekatan berbasis imbal hasil. Pendekatan ini melihat imbal hasil yang diharapkan, volatilitas, serta bagaimana kripto berkorelasi dengan aset lain seperti saham dan obligasi.

Dalam pendekatan ini, jika seorang investor mengharapkan Bitcoin memberikan imbal hasil 15% per tahun, portofolio konservatif mungkin memegang sekitar 1%, portofolio moderat sekitar 6,6%, dan portofolio agresif sekitar 8,8%.

Untuk Ethereum, yang lebih volatil, angka-angka tersebut lebih kecil. Portofolio konservatif bisa memegang sekitar 0,1%, moderat sekitar 2%, dan agresif sekitar 2,5%.



Schwab mencatat bahwa jika imbal hasil yang diharapkan turun di bawah 10%, maka baik Bitcoin maupun Ethereum mungkin tidak membenarkan alokasi apa pun, bahkan untuk investor agresif.

Seberapa Banyak Risiko yang Sebenarnya Ditambahkan oleh Kripto?

Kerangka kedua adalah pendekatan berbasis risiko. Alih-alih berfokus pada imbal hasil yang diharapkan, kerangka ini menanyakan seberapa besar bagian dari total risiko portofolio berasal dari kripto.

Dalam portofolio konservatif, alokasi 1,2% ke Bitcoin bahkan bisa mewakili 10% dari total risiko portofolio. Rasio tersebut menyoroti seberapa cepat kripto dapat mendominasi profil risiko portofolio bahkan saat bobotnya kecil.

Schwab melaporkan bahwa Bitcoin telah menunjukkan volatilitas tahunan sekitar 72% dan drawdown lebih dari 70%. Ethereum bahkan lebih volatil, dengan volatilitas tahunan hampir 98% dan drawdown mendekati 88%.

Perusahaan itu menekankan bahwa saat bobot kripto meningkat, kinerja portofolio menjadi semakin terikat pada bagaimana kripto berkinerja, bukan pada portofolio secara keseluruhan yang lebih luas.

Schwab memang mengakui bahwa kripto dapat menawarkan beberapa manfaat diversifikasi ketika ditambahkan ke kumpulan investasi tradisional.

Namun, perusahaan itu tegas bahwa aset digital tetap bersifat spekulatif. Aset tersebut tidak didukung oleh bank sentral dan membawa risiko likuiditas, kustodi, dan penipuan yang tidak dimiliki aset tradisional.

Schwab Masuk ke Perdagangan Kripto Langsung

Laporan ini muncul ketika Schwab mengambil langkah-langkah untuk menawarkan akses kripto langsung kepada klien.

Perusahaan itu telah membuka daftar tunggu untuk “Schwab Crypto”, jenis akun baru yang akan memungkinkan klien membeli dan menjual Bitcoin dan Ethereum secara langsung melalui platformnya.

Penawaran ini sedang dikembangkan di bawah Charles Schwab Premier Bank dan masih menunggu persetujuan regulasi.

Jika disetujui, hal itu akan membuat Schwab bersaing lebih langsung dengan platform seperti Coinbase dan Robinhood.

Saat ini, Schwab menawarkan paparan kripto melalui produk yang diperdagangkan di bursa, saham terkait kripto, dan futures untuk akun yang disetujui.

Sebelumnya, perusahaan itu menolak kripto sebagai “murni spekulatif” pada tahun 2019, dan secara bertahap mengubah posisinya sejak saat itu.

BTC4,61%
ETH6,53%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan