Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini, diskusi internal Federal Reserve tentang dampak AI semakin hangat. Lisa Cook mengemukakan sebuah pandangan yang patut diperhatikan—dia berpendapat bahwa adopsi besar-besaran kecerdasan buatan mungkin akan meningkatkan tingkat pengangguran di Amerika Serikat, dan ini justru menjadi masalah tersulit yang harus dihadapi Fed saat ini.
Sejujurnya, kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Kita melihat berbagai industri mempercepat penerapan AI, dari manufaktur hingga layanan, di mana peningkatan efisiensi datang dengan biaya tekanan struktural terhadap lapangan pekerjaan. Masalahnya adalah, jika tingkat pengangguran di AS benar-benar meningkat karena otomatisasi AI, maka alat kebijakan moneter tradisional mungkin akan menjadi kurang efektif.
Pandangan utama Cook adalah—Federal Reserve sulit untuk secara efektif menanggapi tren pengangguran yang disebabkan oleh kemajuan teknologi melalui langkah-langkah konvensional. Ini bukan sekadar fluktuasi siklus ekonomi, melainkan perubahan struktural. Menaikkan atau menurunkan suku bunga tidak akan mengubah fakta dasar bahwa AI menggantikan tenaga manusia.
Ini juga menjelaskan mengapa diskusi tentang dampak AI terhadap pasar tenaga kerja akhir-akhir ini memicu reaksi besar di kalangan keuangan. Jika tingkat pengangguran di AS terus-menerus menghadapi tekanan dari kemajuan teknologi, pembuat kebijakan mungkin tidak hanya membutuhkan kebijakan moneter, tetapi juga reformasi struktural dan program pelatihan ulang tenaga kerja. Ini adalah tantangan jangka panjang, dan pasar pun memantau secara ketat bagaimana Fed akan merespons.