Beberapa waktu lalu saya melihat banyak orang membahas konsep depeg, sebenarnya ini adalah kondisi di mana harga stablecoin menyimpang dari nilai patoknya. Contoh paling langsung adalah kejadian yang mengguncang seluruh pasar—krisis USDC dan DAI.



Mengenangnya cukup berkesan. USDC awalnya mengklaim didukung 1:1 oleh dolar AS, tapi kemudian diketahui ada sejumlah besar cadangan yang disimpan di bank yang bangkrut, dan begitu terungkap, seluruh pasar langsung meledak. Saat itu, berbagai bursa mulai menangguhkan pertukaran terkait, dan sentimen panik menyebar dengan cepat. DAI juga tidak jauh berbeda, karena hampir setengah dari cadangannya didukung oleh USDC, sehingga juga mengalami depeg, dan harganya sempat turun hingga 7%.

Peristiwa ini sebenarnya mencerminkan masalah yang sangat nyata. Banyak orang mengira stablecoin sama dengan keamanan mutlak, tetapi kenyataannya, begitu cadangan bermasalah, depeg akan langsung terjadi. Saat itu, kepercayaan pasar runtuh dengan sangat cepat, dan semua orang mulai mempertanyakan: apakah token yang mengklaim didukung aset nyata benar-benar dapat diandalkan?

Saya rasa pelajaran ini cukup mendalam. Bahkan stablecoin yang cukup terkenal seperti USDC dan DAI pun bisa menghadapi masalah kekurangan cadangan. Jadi, saat melihat stablecoin mana pun, hal pertama yang harus diperhatikan adalah komposisi cadangannya dan mekanisme pendukungnya, bukan sekadar percaya mereknya saja. Pasar terus berkembang, tetapi risiko juga berubah. Memantau berita-berita ini, melakukan riset sendiri, itulah sikap yang benar dalam menghadapi ketidakpastian pasar kripto.
DAI0,06%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan