Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ilusi ledakan minyak Nigeria: Ketika kambing melewatkan daun kelapa
Ketika perang Iran mendorong harga minyak melonjak melewati $100 per barel, banyak negara langsung menerjang untuk memanen keuntungan tak terduga itu.
Namun Nigeria, raksasa Afrika, mendapati dirinya seperti kambing peribahasa yang berdiri di depan daun kelapa tetapi mengunyah batu.
Paradoksnya menyakitkan: minyak itu mahal, tetapi kantong kami tetap kosong.
CeritaLainnya
Budaya bukan lagi soft power, melainkan infrastruktur ekonomi
3 April 2026
Sepuluh risiko dalam aturan AML baru Nigeria dan apa yang harus dilakukan bank
2 April 2026
**Miraْj N28 Triliun **
Di atas kertas, Nigeria seharusnya tersenyum kepada bank. Brent crude kini diperdagangkan pada $102–$114 per barel, jauh di atas tolok ukur anggaran kami sebesar $64.85. Itu berarti premi sebesar $37–$49 per barel, yang menghasilkan perkiraan keuntungan tahunan sebesar N28.3 triliun. Tetapi kenyataan lebih pahit daripada sekadar aritmetika.
Kebenarannya: “pendapatan ekstra” kami sebagian besar adalah fatamorgana. Janji NNPC untuk menambahkan 100,000 barel pun adalah “setetes air di lautan” dibanding kesenjangan 360,000+ bpd.
Apa yang bisa kita lakukan dengan keuntungan nyata
Jika Nigeria bisa menangkap bahkan sebagian kecil dari premi ini, ia dapat membiayai hal-hal yang benar-benar penting:
Namun seperti kata para tetua, “Seorang anak yang tidak bisa memegang cangkir seharusnya tidak diberi labu kalabash.” Tanpa memperbaiki produksi, mimpi-mimpi ini tetap “istana di udara.” _
Pelajaran dari luar negeri
Sementara Nigeria berdebat, pihak lain bertindak:
Negara Berkembang Lainnya
Respons yang sebelumnya terjadi dalam situasi serupa:
Negara-negara ini punya kekuatan fiskal atau disiplin institusional. Nigeria, yang baru saja mencabut subsidi, tidak mampu kembali terjerat perangkap itu.
Mengapa batas harga adalah NoGo
Mari kita perjelas: batas harga di Nigeria akan seperti “menuangkan air ke dalam keranjang.”
_*
Jalan ke depan
Nigeria harus menahan godaan solusi cepat dan justru membangun ketahanan:
Negara bagian harus mensubsidi transportasi umum, bukan bahan bakar. Rumah tangga harus memasak dengan LPG, bukan bensin. Di atas semuanya, hindari perangkap subsidi dan jangan menyesuaikan anggaran dengan asumsi bahwa minyak $100 itu permanen. Seperti kata para tetua, “Hujan tidak turun selamanya; matahari harus bersinar lagi.”
**Kesimpulan **
Nigeria berada di persimpangan. Perang Iran telah membuka jendela peluang, tetapi tanpa disiplin produksi, kita berisiko menyaksikan miliaran lepas dari genggaman kita.
Boom minyak itu sementara. Uji yang sesungguhnya adalah apakah Nigeria akhirnya bisa membangun ekonomi yang tumbuh bukan karena minyak itu mahal, melainkan karena fondasinya cukup kuat untuk menahan baik masa boom maupun masa suram.
Seperti yang diungkapkan dengan bijak dalam sebuah tajuk: “Sebuah bangsa yang memakan umbi ubi jalar benihnya saat musim tanam akan kelaparan saat panen.” Nigeria harus memilih dengan cermat.
Tentang Kami:
Alliance for Economic Research and Ethics (AERE) LTD/GTE adalah lembaga nonprofit Nigeria yang berkomitmen untuk memperkuat sektor privat dan publik melalui riset berbasis bukti, advokasi, dukungan regulasi, keterlibatan pemangku kepentingan, dan reformasi yang transparan.
Tambahkan Nairametrics di Google News
Ikuti kami untuk Berita Terbaru dan Kecerdasan Pasar.