Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga emas akan mengulangi sejarah! Bersiaplah secara mental, harga emas di awal bulan mungkin akan mengulangi sejarah tahun 2015?
Harga emas, setelah mengalami penurunan pada bulan Maret, membuat banyak orang berpikir bahwa pasar banteng sudah berakhir, bahkan ada yang khawatir: apakah harga emas ke depannya akan anjlok hingga setengah?
Masa depan emas, apakah bisa menembus lagi rekor tertinggi pada bulan Januari tahun ini, dan menciptakan pergerakan yang bersifat historis?
Sebenarnya, kemungkinan harga emas jatuh dalam skala besar tidaklah besar; sebaliknya, kemungkinan besar ke depan akan muncul pasar banteng baru. Alasannya sebagai berikut:
1️⃣ Departemen Keuangan AS memulai program repo obligasi terbesar dalam sejarah
Berdasarkan data terbaru yang diumumkan oleh Departemen Keuangan AS dalam beberapa hari terakhir: pada tanggal 1 April, Departemen Keuangan AS melakukan repo 15 miliar dolar obligasi pemerintah AS, yang merupakan repo obligasi pemerintah terbesar dalam sejarah AS.
Ini adalah langkah rutin Departemen Keuangan AS yang bersifat darurat untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar keuangan. Repo dalam skala besar berarti likuiditas pasar akan terisi langsung, sehingga menjadi dukungan bagi aset lindung nilai seperti emas.
2️⃣ The Fed kemungkinan memulai kembali quantitative easing saat suku bunga tinggi
Untuk meredakan kepanikan di pasar keuangan akibat kekurangan likuiditas, kandidat Ketua The Fed Rogan mengatakan: dalam waktu yang sangat lama ke depan akan mempertahankan suku bunga dolar tetap sama, tidak akan menggunakan kenaikan suku bunga untuk menahan inflasi yang dipicu oleh harga minyak.
Pada saat yang sama, The Fed sudah lama mengakhiri pengetatan neraca. Jika likuiditas makin ketat, The Fed dapat memulai kembali quantitative easing dalam kondisi suku bunga tinggi.
Meskipun dua tahun terakhir The Fed terus melakukan pengetatan neraca, skala masih bertahan di 6,4 triliun dolar, dan penurunannya tidak besar. Kini ada rencana untuk memulai lagi ekspansi neraca, emas ingin turun pun tetap sangat sulit.
3️⃣ Perang memperberat utang AS, de-dolarisasi global makin dipercepat
Perang akan menyebabkan utang AS meningkat. Untuk mempertahankan perang, Trump telah mengajukan lagi permohonan anggaran baru kepada Kongres AS. Diperkirakan pada tahun depan, pengeluaran militer AS akan mencapai 1,5 triliun dolar, dengan kenaikan hingga 50%.
Berkelanjutannya perang juga akan mempercepat de-dolarisasi di bank sentral berbagai negara. Baik dolar maupun obligasi pemerintah AS, jika dilihat dari perspektif jangka panjang, akan terus mengalami depresiasi dibandingkan emas.
Perang Rusia-Ukraina adalah awal de-dolarisasi global
Perang AS-Iran akan mempercepat de-dolarisasi
Sementara itu, bank sentral di berbagai negara juga akan terus menambah kepemilikan emas. Oleh karena itu, harga emas sangat sulit untuk jatuh tajam.
📌 Tambahan pengamatan: Turki menjual, pembeli misterius yang menampung
Meskipun dalam satu-dua bulan terakhir bank sentral Turki, demi menjaga stabilitas mata uang domestiknya, telah menjual cadangan emasnya sehingga dalam tingkat tertentu menekan harga emas, namun dari sisi pihak yang menampung, emas Turki semuanya dibeli oleh pembeli misterius.
Begitu likuiditas mereda, besar kemungkinan Turki akan kembali menambah cadangan emas.
✅ Kesimpulan
Singkatnya, untuk membuat harga emas bergerak dalam tren bearish yang ekstrem, tetap sangat sulit. Sebaliknya, setiap kali harga emas turun, itu adalah peluang baik bagi bank sentral banyak negara untuk mengambil tindakan.
Pernyataan penulis: opini pribadi, hanya untuk referensi