Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Qatar Memperkuat Pendidikan Inklusif Untuk Siswa Dengan Autisme
(MENAFN- The Peninsula)
Sanaullah Ataullah
|
The Peninsula
Doha, Qatar: Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Autisme Sedunia, Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi (MoEHE) menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung dan memberdayakan siswa dengan gangguan spektrum autisme (ASD), mendorong pendidikan inklusif, serta meningkatkan integrasi yang lebih luas di masyarakat.
Menunjukkan upaya Qatar untuk mendukung siswa dengan autisme pada kesempatan hari ini yang jatuh pada 2 April, Kementerian menyoroti bahwa 993 siswa dengan autisme saat ini terdaftar di seluruh sekolah negeri dan taman kanak-kanak di Qatar, yang mencerminkan meningkatnya fokus pada layanan pendidikan inklusif di seluruh negeri.
Ia menegaskan kembali bahwa upaya-upaya ini sejalan dengan upaya global untuk mempromosikan kesadaran, inklusi, dan pemberdayaan dengan tema “Autism and Humanity – Every Life Has Value.” Gangguan spektrum autisme adalah kondisi perkembangan saraf yang memengaruhi komunikasi dan interaksi sosial, dengan karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda-beda dari satu individu ke individu lainnya. Dengan mengakui keberagaman ini, Kementerian terus menerapkan strategi komprehensif yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan individu siswa.
Inti dari pendekatan Qatar adalah penyediaan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan beragam. Siswa didukung melalui sekolah inklusi arus utama maupun institusi khusus, termasuk sekolah Al Hidaya dan taman kanak-kanak, untuk memastikan akses terhadap jalur pendidikan yang sesuai.
Lingkungan-lingkungan ini diperkuat melalui layanan intervensi dini dan asesmen fungsional yang diberikan bekerja sama dengan Hamad Medical Corporation. Untuk semakin memperluas pilihan pendidikan, Kementerian menyediakan voucher pendidikan bagi orang tua yang memilih mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah swasta.
Secara paralel, program-program yang diakui secara internasional diterapkan, seperti Applied Behavior Analysis (ABA), Picture Exchange Communication System (PECS), dan pendekatan TEACCH, semuanya dirancang untuk meningkatkan komunikasi, perilaku, dan pembelajaran terstruktur.
Berbagai layanan dukungan juga disediakan, termasuk terapi wicara dan bahasa, terapi okupasi, serta fisioterapi.
Selain itu, keluarga memperoleh manfaat dari konsultasi dan lokakarya pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara rumah dan sekolah, memastikan tersedianya sistem dukungan yang holistik bagi siswa.
Kementerian juga telah mengintegrasikan teknologi canggih, dengan menyediakan perangkat modern dan perangkat lunak untuk memfasilitasi pembelajaran serta membantu siswa mengembangkan keterampilan penting. Pada jenjang menengah, tersedia jalur vokasional dan teknis yang khusus untuk mempersiapkan siswa menghadapi pasar tenaga kerja, sekaligus mendorong kemandirian dan kesuksesan jangka panjang.
Siswa dengan autisme secara aktif didorong untuk berpartisipasi dalam kompetisi, kegiatan ekstrakurikuler, serta pameran tahunan karier dan teknis, sehingga semakin meningkatkan keterlibatan sosial dan kepercayaan diri mereka.
Melalui berbagai inisiatif komprehensif ini, Kementerian terus menekankan pentingnya kesadaran dan inklusi, bekerja menuju masyarakat yang lebih memahami dan mendukung. Pada kesempatan global ini, Qatar menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan individu dengan autisme agar menjadi anggota komunitas yang aktif dan berdampak.
Sejak Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 2 April sebagai Hari Kesadaran Autisme Sedunia (WAAD) pada 2007, PBB telah bekerja untuk mempromosikan sepenuhnya terwujudnya hak asasi manusia dan kebebasan fundamental bagi individu autis, memastikan partisipasi setara mereka dalam masyarakat.
MENAFN03042026000063011010ID1110938809