Komandan Iran Berjanji Akan Membalas dengan 'Menghancurkan dan Berkelanjutan' Jika AS, Israel Menargetkan Infrastruktur

(MENAFN- IANS) Tehran, 5 April (IANS) Seorang komandan senior Iran memperingatkan bahwa setiap serangan AS atau Israel terhadap infrastruktur Iran akan dibalas dengan serangan yang “menghancurkan dan berkelanjutan” terhadap semua aset militer AS di Asia Barat dan infrastruktur Israel, demikian laporan kantor berita Fars yang bersifat semi-resmi.

Ali Abdollahi, komandan utama Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran, mengeluarkan peringatan tersebut pada hari Sabtu ketika tenggat 10 hari yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump agar Iran membuka Selat Hormuz akan berakhir pada hari Senin, demikian laporan kantor berita Xinhua.

“Setelah mengakui kekalahan berturut-turut, presiden Amerika Serikat yang agresif dan gemar berperang tersebut, dalam langkah yang penuh keputusasaan, gugup, tidak seimbang, dan bodoh, telah mengancam (untuk menargetkan) infrastruktur dan aset nasional Iran,” kata Abdollahi.

Ia mengatakan bahwa pasukan bersenjata Iran tidak akan ragu “sedetik pun” untuk membela hak-hak negara dan melindungi aset nasional, serta “akan menempatkan para agresor pada tempatnya.”

Dalam unggahan pada hari Sabtu di platform media sosial Truth Social, Trump menulis, “Ingat saat saya memberi Iran sepuluh hari untuk MEMBUAT PERJANJIAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ,” sambil menambahkan, “Waktunya tinggal sedikit – 48 jam sebelum semua Neraka akan melanda (sic) mereka.”

Pada 21 Maret, Trump mengancam untuk “menyerang dan menghancurkan” pembangkit listrik Iran jika negara itu gagal sepenuhnya membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Namun, dua hari kemudian, ia menunda serangan terhadap pembangkit listrik selama lima hari setelah mengadakan “percakapan yang produktif” dengan Tehran. Ia kemudian mendorong tenggat waktu itu kembali.

Sementara itu, Angkatan Laut IRGC Iran mengatakan telah menyerang sebuah kapal yang terkait Israel dengan sebuah drone, hingga kapal itu terbakar. Dalam sebuah pernyataan di kanal berita resmi Sepah News, IRGC mengonfirmasi serangan itu, dengan mengatakan pasukannya menargetkan kapal niaga komersial yang dimiliki Israel di sebuah pelabuhan di Bahrain.

Iran telah mengizinkan lewatnya kapal-kapal yang membawa barang penting dan kemanusiaan melalui Selat Hormuz menuju pelabuhannya, demikian laporan kantor berita Tasnim yang bersifat semi-resmi.

Perkembangan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan bersama AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, di mana Iran dan sekutu-sekutu regionalnya merespons dengan serangan terhadap kepentingan Israel dan AS di seluruh Timur Tengah.

MENAFN04042026000231011071ID1110943134

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan