Kejutan di Madhya Pradesh! Seorang wanita mengaku bahwa kontraktor telah mengeksploitasi secara seksual selama bertahun-tahun dengan dalih menikah

(MENAFN- AsiaNet News)

Polisi di Bhopal, Madhya Pradesh, telah mendaftarkan perkara terhadap seorang pembangun yang dituduh memperkosa dan mengeksploitasi secara seksual seorang perempuan berusia 35 tahun selama beberapa tahun dengan membuat janji palsu pernikahan. Perkara tersebut didaftarkan oleh polisi Kolar pada Selasa berdasarkan pengaduan perempuan tersebut. Ia menuduh bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai Pragati Agarwal, berulang kali mengeksploitasi dirinya secara seksual setelah meyakinkannya bahwa ia akan bercerai dengan istrinya dan menikahinya, menurut laporan The Times of India.

Polisi mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan, dan upaya dilakukan untuk melacak serta menangkap pelaku.

Bagaimana perempuan itu bertemu dengan pelaku

Menurut pengaduan, perempuan itu bekerja di sebuah klub setempat tempat pelaku menjadi anggota. Pada waktu itu, ia berteman dengannya dan memperkenalkan diri sebagai seorang pengusaha dan pembangun.

Pada tahun 2022, ia diduga menawarkan kepadanya pekerjaan paruh waktu di kantornya. Ia menerima tawaran itu dan mulai bekerja di sana. Selama masa pekerjaannya, pelaku menyatakan ketertarikan romantis padanya dan kemudian mengajukan lamaran pernikahan.

Janji palsu cerai dan pernikahan

Ketika perempuan itu mempertanyakan pernikahannya yang sudah ada, pelaku diduga mengatakan kepadanya bahwa ia sedang dalam proses bercerai dari istrinya. Dengan percaya pada janjinya, perempuan itu setuju untuk menjalin hubungan dengannya. Polisi mengatakan bahwa kepercayaan itu kemudian menjadi dasar bagi eksploitasi seksual yang terus-menerus.

Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa pelaku tidak pernah bercerai dengan istrinya dan tidak pernah mengambil langkah apa pun untuk menikahinya.

Tuduhan pemerkosaan dan eksploitasi yang berlanjut

Menurut catatan polisi, pelaku diduga memperkosa perempuan tersebut di kantornya, setelah itu ia menjanjikan untuk menikahinya ketika perempuan itu keberatan/menolak.

Perempuan itu menuduh bahwa ia terus mengeksploitasi dirinya secara seksual selama bertahun-tahun dengan janji pernikahan yang sama. Beberapa laporan polisi menyatakan eksploitasi tersebut berlanjut selama sekitar tiga tahun, sementara yang lain mencatat bahwa hal itu berlangsung selama beberapa tahun.

Sepanjang periode tersebut, ia percaya bahwa pada akhirnya pelaku akan menikahinya.

Pelaku menjauh saat pembicaraan soal pernikahan muncul

Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa ketika baru-baru ini ia mendesak pelaku untuk meresmikan hubungan mereka dan menikahinya, ia menolak dan mulai menjauh. Dari situlah ia menyadari bahwa dirinya telah ditipu.

Setelah memahami bahwa janji-janji tersebut palsu, ia mendatangi kantor polisi Kolar dan mengajukan pengaduan resmi.

Berdasarkan keterangannya, polisi Kolar mendaftarkan perkara berdasarkan pasal-pasal yang terkait dengan pemerkosaan dan eksploitasi seksual dengan dalih pernikahan. Polisi mengatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk melacak dan menangkap pelaku pembangun tersebut. Pejabat mengonfirmasi bahwa penyelidikan terus berlanjut dan rincian lebih lanjut akan muncul seiring berjalannya kasus ini.

MENAFN08012026007385015968ID1110572296ID1110572296

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan