Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kejutan di Madhya Pradesh! Seorang wanita mengaku bahwa kontraktor telah mengeksploitasi secara seksual selama bertahun-tahun dengan dalih menikah
(MENAFN- AsiaNet News)
Polisi di Bhopal, Madhya Pradesh, telah mendaftarkan perkara terhadap seorang pembangun yang dituduh memperkosa dan mengeksploitasi secara seksual seorang perempuan berusia 35 tahun selama beberapa tahun dengan membuat janji palsu pernikahan. Perkara tersebut didaftarkan oleh polisi Kolar pada Selasa berdasarkan pengaduan perempuan tersebut. Ia menuduh bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai Pragati Agarwal, berulang kali mengeksploitasi dirinya secara seksual setelah meyakinkannya bahwa ia akan bercerai dengan istrinya dan menikahinya, menurut laporan The Times of India.
Polisi mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan, dan upaya dilakukan untuk melacak serta menangkap pelaku.
Bagaimana perempuan itu bertemu dengan pelaku
Menurut pengaduan, perempuan itu bekerja di sebuah klub setempat tempat pelaku menjadi anggota. Pada waktu itu, ia berteman dengannya dan memperkenalkan diri sebagai seorang pengusaha dan pembangun.
Pada tahun 2022, ia diduga menawarkan kepadanya pekerjaan paruh waktu di kantornya. Ia menerima tawaran itu dan mulai bekerja di sana. Selama masa pekerjaannya, pelaku menyatakan ketertarikan romantis padanya dan kemudian mengajukan lamaran pernikahan.
Janji palsu cerai dan pernikahan
Ketika perempuan itu mempertanyakan pernikahannya yang sudah ada, pelaku diduga mengatakan kepadanya bahwa ia sedang dalam proses bercerai dari istrinya. Dengan percaya pada janjinya, perempuan itu setuju untuk menjalin hubungan dengannya. Polisi mengatakan bahwa kepercayaan itu kemudian menjadi dasar bagi eksploitasi seksual yang terus-menerus.
Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa pelaku tidak pernah bercerai dengan istrinya dan tidak pernah mengambil langkah apa pun untuk menikahinya.
Tuduhan pemerkosaan dan eksploitasi yang berlanjut
Menurut catatan polisi, pelaku diduga memperkosa perempuan tersebut di kantornya, setelah itu ia menjanjikan untuk menikahinya ketika perempuan itu keberatan/menolak.
Perempuan itu menuduh bahwa ia terus mengeksploitasi dirinya secara seksual selama bertahun-tahun dengan janji pernikahan yang sama. Beberapa laporan polisi menyatakan eksploitasi tersebut berlanjut selama sekitar tiga tahun, sementara yang lain mencatat bahwa hal itu berlangsung selama beberapa tahun.
Sepanjang periode tersebut, ia percaya bahwa pada akhirnya pelaku akan menikahinya.
Pelaku menjauh saat pembicaraan soal pernikahan muncul
Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa ketika baru-baru ini ia mendesak pelaku untuk meresmikan hubungan mereka dan menikahinya, ia menolak dan mulai menjauh. Dari situlah ia menyadari bahwa dirinya telah ditipu.
Setelah memahami bahwa janji-janji tersebut palsu, ia mendatangi kantor polisi Kolar dan mengajukan pengaduan resmi.
Berdasarkan keterangannya, polisi Kolar mendaftarkan perkara berdasarkan pasal-pasal yang terkait dengan pemerkosaan dan eksploitasi seksual dengan dalih pernikahan. Polisi mengatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk melacak dan menangkap pelaku pembangun tersebut. Pejabat mengonfirmasi bahwa penyelidikan terus berlanjut dan rincian lebih lanjut akan muncul seiring berjalannya kasus ini.
MENAFN08012026007385015968ID1110572296ID1110572296