SumUp Pertimbangkan Pencatatan di Pasar Saham yang Bisa Nilai Perusahaan sebesar $15 Miliar


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Berlangganan newsletter FinTech Weekly

Dibaca oleh para eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


Potensi Pencatatan Bersejarah

Perusahaan pembayaran berbasis di London, SumUp, sedang bersiap untuk pencatatan pasar saham yang dapat menilai perusahaan hingga $15 miliar (£11.04bn). Langkah ini akan menjadi salah satu penawaran paling signifikan oleh perusahaan teknologi asal Inggris dalam beberapa tahun terakhir dan dapat memberikan dorongan langka bagi Bursa Efek London, yang kesulitan menarik pencatatan besar.

Menurut orang-orang yang mengetahui pembahasan tersebut, SumUp sedang berbicara dengan bank investasi dan berharap dapat melangkah dengan penawaran umum perdana (IPO) dalam tahun depan. Meskipun London tetap menjadi pertimbangan, perusahaan juga menilai New York, tempat valuasi cenderung lebih tinggi dan minat investor terhadap perusahaan teknologi lebih kuat.

Dari Pembaca Kartu ke Jangkauan Global

Didirikan pada 2012, SumUp memulai dengan menyediakan pembaca kartu untuk usaha kecil, sehingga pedagang independen dapat menerima pembayaran dengan mudah. Seiring waktu, perusahaan memperluas rangkaian produknya, menawarkan perbankan digital, layanan penagihan/faktur, dan alat lain yang dirancang untuk mendukung para wirausaha.

Saat ini, SumUp melaporkan melayani lebih dari empat juta pelanggan di 36 negara. Teknologi yang mudah diakses serta pertumbuhan internasional yang stabil telah menjadikannya salah satu penyedia pembayaran terkemuka di Eropa.

Kontrol Pendirinya dan Ambisi Strategis

Sumber yang dekat dengan proses tersebut menunjukkan bahwa pendiri SumUp diperkirakan akan tetap menjadi pemegang saham terbesar setelah pencatatan. Mempertahankan kendali yang signifikan dapat membantu tim kepemimpinan mengejar strategi jangka panjangnya tanpa menyerahkan pengaruh kepada investor luar.

IPO tidak hanya akan memberi perusahaan visibilitas publik tetapi juga menyediakan modal yang dibutuhkan untuk ekspansi lebih lanjut. Insiders industri menyatakan bahwa hasil dari pencatatan tersebut akan memungkinkan SumUp untuk mengakuisisi pesaing yang lebih kecil, pada saat sektor pembayaran Eropa secara luas dipandang terbuka untuk konsolidasi.

Keputusan Kunci: London atau New York

Meskipun potensi valuasi telah menarik perhatian, pilihan tempat pencatatan bisa jadi sama-sama menentukan. London menghadapi kekhawatiran yang semakin meningkat tentang kemampuannya menarik perusahaan teknologi yang tumbuh cepat. Sejumlah perusahaan profil tinggi telah memilih untuk melantai di New York dalam beberapa tahun terakhir, di mana likuiditas lebih dalam dan valuasi cenderung lebih murah hati.

Bagi SumUp, pencatatan di London akan menjadi kemenangan yang jarang bagi City dan dapat membantu memulihkan kepercayaan pada pasarnya. Namun debut di New York mungkin menawarkan peluang valuasi yang lebih tinggi dan minat investor yang lebih besar, pertimbangan yang sulit diabaikan oleh sedikit perusahaan yang tumbuh cepat.

Sejarah Pendanaan dan Jalur Pertumbuhan

SumUp terakhir kali mengumpulkan dana pada 2022, ketika Bain Capital memimpin putaran pendanaan senilai €590 juta. Putaran itu menilai perusahaan sebesar €8 miliar. Sejak saat itu, perusahaan terus memperluas basis pelanggannya dan menginvestasikan platformnya, menempatkan dirinya sebagai penantang kuat dalam ruang pembayaran global.

Lonjakan menuju valuasi potensial $15 miliar akan menjadi dukungan yang signifikan bagi model bisnis SumUp dan prospeknya untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Implikasi bagi Bursa Efek London

Pencatatan SumUp di London dapat menjadi bentuk kepercayaan terhadap pasar Inggris pada saat para pembuat kebijakan bersemangat untuk menarik dan mempertahankan perusahaan berpertumbuhan tinggi. Pencatatan yang sukses dapat mendorong perusahaan lain untuk mempertimbangkan London, bukan melihat ke luar negeri.

Pada saat yang sama, jika SumUp memilih New York, hal itu dapat memperkuat kekhawatiran bahwa Inggris kehilangan pijakan dalam persaingan untuk pencatatan di sektor teknologi dan layanan keuangan.

Konsolidasi di Ujung Horizon

Industri pembayaran menjadi semakin kompetitif, dengan bank-bank tradisional, startup digital, dan raksasa teknologi semuanya berebut pangsa pasar. Para analis menyarankan bahwa konsolidasi tidak terelakkan, dan SumUp dapat menggunakan dana dari penawaran publik untuk memainkan peran sentral dalam proses tersebut.

Dengan mengakuisisi rival atau bisnis yang saling melengkapi, perusahaan dapat memperkuat posisinya di seluruh Eropa dan seterusnya. Strategi semacam itu akan selaras dengan rekam jejaknya dalam memperluas layanan untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil dalam ekonomi yang serba digital-first.

Mengawasi dengan Cermat di Seluruh Sektor

Sektor fintech akan memantau langkah berikutnya SumUp dengan penuh minat. Dengan valuasi, sentimen investor, dan pertimbangan geopolitik semuanya berperan, keputusan tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan Eropa lain yang mempertimbangkan opsi serupa.

Bulan-bulan mendatang kemungkinan akan membawa kejelasan yang lebih besar saat perusahaan menyelesaikan rencananya bersama para penasihat. Apa pun pilihan SumUp, apakah London atau New York, hasilnya akan memiliki makna tidak hanya bagi investor dan pelanggan, tetapi juga bagi posisi masa depan pasar keuangan yang bersaing untuk menarik pencatatan teknologi berpertumbuhan tinggi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan