Baru saja saya mendapatkan beberapa berita menarik tentang BRICS yang layak diperhatikan. Lula da Silva baru saja menegaskan bahwa kelompok BRICS menunda pembahasan mata uang untuk KTT 2026 yang akan berlangsung di India. Intinya, mereka tidak akan membahas pembentukan mata uang bersama yang baru atau mendorong agenda de-dolarisasi dalam pertemuan yang akan datang ini.



Yang menarik perhatian saya, namun, adalah bagaimana Lula membingkainya. Dia mengatakan bahwa meski Brasil dan India jelas bisa menyelesaikan perdagangan dengan menggunakan mata uang lokal mereka, alih-alih dolar AS, itu sebenarnya tidak dimaksudkan sebagai langkah anti-dolar. Dia justru mengakui betapa kuatnya dolar masih, dan menyoroti betapa krusialnya India dan China tetap dalam ekonomi global. Pendekatan yang cukup pragmatis, menurut saya.

Berita BRICS ini mungkin tampak seperti langkah mundur bagi mereka yang mengharapkan langkah yang lebih agresif untuk menjauh dari dominasi dolar, tetapi kenyataannya cukup realistis. Faktanya lebih bernuansa daripada sekadar “ganti dolar.” Ekonomi-ekonomi besar ini jelas berpikir jangka panjang dan secara strategis tentang cara mendiversifikasi hubungan keuangan mereka tanpa menciptakan gesekan yang tidak perlu.

Penting untuk terus memantau bagaimana hal ini berkembang di KTT 2026. Fakta bahwa mereka dengan sengaja menghindari topik ini menunjukkan bahwa mereka ingin fokus pada prioritas lain terlebih dahulu. Jika Anda mengikuti tren negara berkembang atau aset yang terkait dengan BRICS, arah kebijakan seperti ini bisa berdampak pada bagaimana ekonomi-ekonomi tersebut memposisikan diri ke depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan