Futures Turun Jumat

(MENAFN- Baystreet)

Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks saham utama Kanada bergerak lebih rendah pada Jumat, karena ketidakpastian seputar penyelesaian konflik Timur Tengah membuat investor tetap waspada, meskipun kenaikan harga minyak dan emas membatasi penurunan di pasar yang padat sumber daya.
TSX merosot 495,08 poin, atau 1,5%, untuk ditutup pada Kamis sebesar 31,887.52.
Kontrak berjangka Juni turun 0,2% pada Jumat.
Dolar Kanada menguat tipis 0,02 sen menjadi 72,20 sen dolar AS.
DI BAYSTREET
Bursa Efek TSX Venture tersandung 37,09 poin, atau 3,9%, pada Kamis menjadi 910,55.
DI WALLSTREET
Kontrak berjangka saham AS lebih rendah pada Jumat, sementara harga minyak mentah naik, ketika para pedagang memantau perkembangan terbaru terkait perang Iran.
Kontrak berjangka untuk Dow Jones Industrials turun 197 poin, atau 0,4%, menjadi 46,029.
Kontrak berjangka untuk indeks S&P 500 kehilangan 28,5 poin, atau 0,4%, menjadi 6,496.50.
Kontrak berjangka untuk NASDAQ anjlok 153,75 poin, atau 0,6%. menjadi 23,640.50.
Penurunan Jumat ini terjadi sehari setelah NASDAQ Composite jatuh ke dalam koreksi, turun lebih dari 10% dari rekor yang ditetapkan pada bulan Oktober. Dow juga mendekati wilayah koreksi, turun lebih dari 9% dari rekor tertingginya. S&P 500 berada sekitar 7% di bawah rekor tersebut.
Saham jaringan berita kabel Newsmax yang cenderung konservatif melonjak 5% setelah melaporkan panduan pendapatan kuartal keempat dan penjualan sepanjang tahun yang lebih kuat daripada perkiraan. Pendapatan kuartalan sebesar $52,2 juta melampaui estimasi konsensus FactSet sebesar $44,0 juta.
Presiden Donald Trump memperpanjang tenggat waktu untuk menyerang infrastruktur energi Iran, dengan mengatakan bahwa ia akan memperpanjang jeda untuk menyerang fasilitas energi Iran hingga 6 April, sedikit lebih dari seminggu setelah tenggat awal yang dijadwalkan berakhir pada Jumat.
Pengumuman ini merupakan sinyal terbaru bahwa pemerintahan Trump berupaya mencari jalan untuk mengakhiri perang AS-Iran, sebuah konflik yang telah menyebabkan harga minyak melonjak dan sudah membebani pemilih di SPBU serta berpotensi membuat Partai Republik kehilangan kursi mereka pada pemilihan paruh waktu.
Resolusi terhadap konflik tersebut akan menjadi angin baik bagi pasar saham, yang telah jatuh sejak AS dan Israel menyerang infrastruktur energi Iran pada 28 Feb.
Namun, ketidakpastian masih menyelimuti investor setelah menteri luar negeri Iran, menurut laporan, mengatakan kepada media pemerintah pekan ini bahwa Teheran tidak berniat mengadakan pembicaraan dengan AS, bahkan jika para pemimpinnya sedang meninjau proposal Amerika untuk mengakhiri perang.
Di samping itu, The Wall Street Journal melaporkan, mengutip orang-orang yang paham soal itu, bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan untuk mengirim 10.000 pasukan lagi ke Timur Tengah.
Saham-saham mengarah ke minggu yang beragam. Per Kamis, penutupan menunjukkan S&P 500 dan NASDAQ Composite berada pada jalur mengalami kerugian, masing-masing turun 0,5% dan 1,1%.
Kedua tolok ukur tersebut menuju minggu kelima berturut-turut yang mengalami penurunan. Dow yang berisi 30 saham menjadi satu-satunya indeks yang diperkirakan menutup minggu ini di wilayah positif, naik 0,8%.
Di Jepang, Nikkei 225 ditutup naik 0,4%, sementara di Hong Kong, Hang Seng bergerak naik 0,4% pada Jumat.
Harga minyak menguat $2,50 menjadi $96,98 dolar AS per barel.
Harga emas naik $28,70 menjadi $4,405,40 dolar AS per ons.

MENAFN28032026000212011056ID1110910683

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan