Kekhawatiran global tentang perjalanan menekan saham Booking Holdings. Apakah raksasa perjalanan ini masih merupakan investasi jangka panjang yang baik?

Tahun 2026 menjadi tahun yang berat bagi sektor perjalanan. Ancaman gangguan dari AI membebani saham perangkat lunak, termasuk agen perjalanan online, lebih awal tahun ini, dan kini harga minyak yang melonjak menghantam maskapai penerbangan serta operator perjalanan lain yang punya ekspos langsung terhadap harga bahan bakar. Beberapa maskapai penerbangan sudah mengatakan bahwa mereka akan menambahkan biaya tambahan bahan bakar ke harga mereka, dan biaya bahan bakar yang lebih tinggi dapat memengaruhi perjalanan jarak pendek dengan mobil, sehingga menurunkan pengeluaran total untuk perjalanan.

**Booking Holdings **(BKNG +2.20%), agen perjalanan online terbesar di dunia, belum mampu mengatasi tekanan itu. Sejak awal tahun hingga kini, sahamnya turun 23,1%, setelah jatuh tajam usai Anthropic meluncurkan plug-in baru untuk Claude yang dipandang sebagai ancaman bagi agen perjalanan online.

Sumber gambar: Getty Images.

Bisakah Booking bangkit kembali?

Sebagian tantangan yang dihadapi Booking tampaknya bersifat sementara. Harga minyak bisa tetap tinggi di Iran, tetapi Selat Hormuz pada akhirnya akan dibuka kembali, dan harga bahan bakar seharusnya kembali normal.

Ancaman dari AI kurang jelas, tetapi Booking, yang memiliki situs seperti Kayak dan Priceline, lebih dari sekadar platform perangkat lunak, karena perusahaan ini memiliki hubungan dengan ribuan hotel, dan menyusunnya kembali tidak akan mudah bahkan untuk alat AI yang mumpuni.

Booking telah menjadi salah satu saham pertumbuhan yang paling andal sepanjang sejarahnya, dan pola itu berlanjut pada kuartal keempat. Malam kamar naik 9%, mendorong pertumbuhan 11% pada gross bookings dan pendapatan berdasarkan mata uang konstan. Pendapatan mencapai $6,3 miliar, melampaui konsensus $6,13 miliar. Perusahaan juga memperluas margin dengan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan (EBITDA) naik 19% menjadi $2,2 miliar.

Inisiatif seperti akomodasi alternatif, atau apartemen yang bersaing dengan properti **Airbnb **, membuahkan hasil karena akomodasi alternatif naik 9%, dan panduan perusahaan untuk tahun 2026, yang dirilis sebelum perang di Iran dimulai, menyerukan low double-digit gross bookings dan pertumbuhan pendapatan. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan laba per saham di kisaran mid-teens.

Perluas

NASDAQ: BKNG

Booking Holdings

Perubahan Hari Ini

(2.20%) $90.42

Harga Saat Ini

$4207.93

Poin Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$130B

Rentang Harian

$4068.91 - $4233.97

Rentang 52 Minggu

$3765.45 - $5839.41

Volume

16K

Rata-rata Vol

405K

Margin Kotor

97.15%

Imbal Hasil Dividen

0.95%

Mengapa Booking masih layak dibeli

Yang membuat Booking begitu sukses adalah model bisnisnya, yaitu bermitra dengan hotel independen yang diuntungkan dari jangkauan merek perusahaan serta kemampuannya menghubungkan mereka dengan para pelancong.

Perusahaan telah tumbuh secara stabil dari tahun ke tahun dengan menambahkan properti baru ke platformnya dan dari pertumbuhan sektor perjalanan. Dalam jangka panjang, permintaan perjalanan akan terus meningkat meskipun ada gangguan apa pun terkait konflik Iran. Konsumen muda menunjukkan preferensi untuk membelanjakan uang mereka pada pengalaman dibandingkan barang, dan ketika dunia berkembang menjadi lebih makmur, konsumen tersebut juga seharusnya membelanjakan lebih banyak untuk perjalanan.

Booking berada pada posisi yang baik untuk menjadi pemenang dari tren tersebut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan