Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar Menjatuhkan Saham Dividen Ini Sebesar 13%. Saya Tidak Mengeluh, Saya Membeli.
Investor memiliki hak penuh untuk merasa terganggu oleh sektor barang konsumsi pokok. Pada saat sektor ini seharusnya memenuhi profil defensifnya, sektor ini justru mengkhianati kepercayaan investor.
Dalam sebulan terakhir, Consumer Staples Select SPDR ETF (XLP 0.12%), ETF acuan dalam kategorinya, turun hampir 8%. Tidak, tidak ada jaminan apa pun saat pasar menjadi tidak stabil, tetapi ketika data ekonomi mengkhawatirkan dan U.S. terlibat dalam konflik militer, ini seharusnya menjadi salah satu ETF yang dibeli.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mengapa? Dan apakah ada peluang bagi investor di sini?
Saham sektor barang konsumsi pokok ini telah mengalami tekanan yang sangat berat. Sumber gambar: Getty Images.
Beberapa komponennya bahkan mengalami penurunan yang lebih dalam. Coba lihat Colgate-Palmolive (CL 1.57%). Saham barang konsumsi pokok ini turun 13,6% selama sebulan terakhir, mengonfirmasi bahwa saham ini sedang dalam koreksi dan berperilaku — dengan cara yang buruk — lebih seperti saham pertumbuhan beroktan tinggi daripada perusahaan lama yang lamban membayar dividen. Namun, rangkaian kelemahan ini bisa saja menjadi peluang membeli bagi produsen produk seperti Ajax dan Irish Spring.
Kabar baik dan buruk dari saham Colgate
Tidak ada yang bisa menutupi penurunan 13,6% dalam sebulan, dan tidak ada yang bisa mengabaikan kenyataan bahwa Colgate menghadapi beberapa hambatan. Salah satunya adalah kenaikan harga bahan baku. Perusahaan sering mengatasi hal ini dengan meneruskan sebagian dari biaya yang lebih tinggi kepada konsumen, tetapi pembeli hanya punya toleransi terbatas terhadap langkah tersebut.
Situasi ini semakin diperburuk oleh lonjakan harga minyak akibat perang di Iran. Menghadapi harga bahan bakar yang lebih tinggi, konsumen mungkin mencari penghematan dalam bentuk pembersih rumah tangga, sabun, dan pasta gigi yang digunakan di luar indikasi (off-label).
Perluas
NYSE: CL
Colgate-Palmolive
Perubahan Hari Ini
(-1.57%) $-1.35
Harga Saat Ini
$84.38
Data Utama
Kapitalisasi Pasar
$69B
Rentang Harian
$84.30 - $86.02
Rentang 52 minggu
$74.55 - $99.33
Volume
14K
Rata-rata Volume
7.1M
Margin Kotor
60.11%
Imbal Hasil Dividen
2.43%
Di sisi yang lebih cerah, beberapa pengamat pasar percaya bahwa, dalam jangka panjang, Colgate dapat terbukti tangguh menghadapi tantangan dari pesaing generik maupun pesaing ceruk pasar (niche). Ada sedikit loyalitas terhadap mereknya, terutama ketika perusahaan dan konsumennya dapat menemukan skenario penetapan harga yang tepat.
Berbicara tentang loyalitas merek, Colgate menikmati hal tersebut di pasar yang berkembang pesat seperti Brasil, China, dan India, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan barang konsumsi pokok terbesar, sekaligus salah satu yang paling dikenal.
Faktor lain yang mendukung anggapan bahwa penurunan terbaru Colgate terlalu berlebihan adalah fakta bahwa perusahaan baru saja melewati tahun di mana mereka mencatat arus kas operasi rekor sebesar $4,2 miliar. Selain itu, perusahaan juga beradaptasi dengan perkembangan zaman, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi produk.
Dividen yang aman
Dividen Colgate adalah salah satu alasan utama mengapa investor pendapatan mempertimbangkan saham ini, dengan hasil saat ini sekitar 2,5%. Mengatakan bahwa pembayaran dividen ini tidak bisa diganggu gugat hanyalah sedikit berlebihan: Dividen ini telah dinaikkan selama 63 tahun berturut-turut. Masih ada ruang bagi rangkaian tersebut untuk berlanjut — Colgate memiliki $1,3 miliar dalam kas di tangan pada akhir tahun lalu.
Lebih jauh lagi, beberapa analis memperkirakan bahwa Colgate akan mengurangi pembelian kembali saham (share repurchases) demi mengurangi utang dan mengembalikan modal kepada pemegang saham melalui dividen.