Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana jika data yang disimpan di blockchain Bitcoin ternyata membawa risiko hukum yang serius? Perkembangan Inscriptions—teknologi yang memungkinkan pengguna menyematkan file dan gambar langsung pada blockchain Bitcoin—telah menarik perhatian Nick Szabo, salah satu pengembang inti Bitcoin. Nick Szabo menekankan bahwa Bitcoin sejatinya dirancang sebagai sistem pembayaran peer-to-peer, bukan repositori data universal. Menurutnya, penggunaan blockchain untuk menyimpan konten, terutama yang berpotensi ilegal, membuka peluang bagi intervensi regulasi yang ketat.
Inscriptions bekerja dengan menyematkan data pada satoshi (unit terkecil Bitcoin), sebuah inovasi yang memperluas fungsionalitas Bitcoin jauh melampaui tujuan originalnya. Namun, menurut Nick Szabo, ekspansi ini menimbulkan dilema kompleks: sifat tidak berubah (immutable) dari blockchain justru menjadi masalah jika konten tersebut melanggar hukum. Otoritas regulasi global melihat hal ini sebagai celah potensial, mendorong risiko penegakan hukum terhadap pengguna dan node operators. Peringatan Nick Szabo pada dasarnya menyoroti ketegangan fundamental antara kebebasan teknologi dan kepatuhan regulasi—sebuah tantangan yang akan terus membayangi evolusi Bitcoin ke depan.