LianLian Global Memperluas Jejak di Timur Tengah karena Permintaan Pembayaran Terkait China Meningkat


Temukan berita dan acara fintech teratas!

Langganan buletin FinTech Weekly

Dibaca oleh eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna, dan lainnya


LianLian Global Menyasar Pasar UKM Timur Tengah dengan Solusi Pembayaran Lintas Batas

Fintech Hong Kong memanfaatkan koneksi perdagangan China dan kebutuhan lokal untuk membangun momentum di luar Asia

LianLian Global, cabang internasional dari LianLian DigiTech yang terdaftar di Hong Kong, sedang membuat langkah strategis ke Timur Tengah, karena solusi pembayaran lintas batasnya semakin populer di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengimpor produk dari daratan China.

Kehadiran perusahaan di wilayah ini, khususnya di Dubai, telah mulai berkontribusi secara signifikan terhadap volume transaksinya. Momentum ini didorong oleh permintaan yang terus meningkat di antara bisnis berbasis Teluk untuk alternatif yang lebih efisien dan terjangkau dibandingkan metode pengiriman uang konvensional.

Bagi UKM di wilayah Dewan Kerjasama Teluk (GCC) — yang mencakup negara-negara seperti UEA, Arab Saudi, dan Qatar — melakukan pembayaran kepada pemasok China telah lama menjadi proses yang kompleks dan mahal. Banyak dari bisnis ini beroperasi tanpa akses penuh ke infrastruktur perbankan tradisional, sering kali bergantung pada perantara yang menawarkan transparansi terbatas dan biaya tinggi.

LianLian Global telah mengisi kekosongan ini dengan jaringan pembayaran yang efisien yang memungkinkan dana dikumpulkan secara lokal dan ditransfer dengan aman kepada pedagang di China. Dengan akses ke ekosistem sekitar enam juta pemasok dan eksportir di daratan, platform ini memungkinkan waktu penyelesaian yang lebih cepat dan friksi transaksi yang lebih rendah — sangat penting bagi bisnis yang mengelola impor volume tinggi, dari barang konsumen hingga teknologi energi hijau.

Memposisikan Dubai sebagai Gerbang ke Afrika

Setelah membangun daya tarik di Timur Tengah, LianLian Global kini melihat Dubai sebagai peluncur untuk ekspansi geografis lebih lanjut, khususnya ke pasar Afrika di mana tantangan lintas batas serupa masih ada. Perusahaan dilaporkan sedang mempersiapkan untuk mengajukan lisensi pembayaran digital di UEA, menandakan niatnya untuk memformalkan dan memperdalam jejak regionalnya.

Kehadiran di Timur Tengah mengikuti strategi global yang lebih luas oleh LianLian untuk mendiversifikasi di luar China dan Hong Kong. Dalam setahun terakhir, perusahaan telah secara bertahap mengumpulkan persetujuan regulasi, termasuk lisensi uang elektronik dan layanan pembayaran di Eropa. Infrastruktur kini mencakup beberapa benua, dengan langkah-langkah terbaru ke layanan aset virtual dan kemitraan baru dengan jaringan pembayaran seperti UnionPay International.

Memecahkan Bottleneck Lintas Batas

Proposisi nilai inti LianLian terletak pada mengatasi masalah yang terus-menerus: kesulitan menyelesaikan pembayaran lintas batas ketika jalur keuangan standar tidak dapat diakses atau tidak efisien. Di banyak negara GCC, akses terbatas ke sistem perbankan internasional seperti SWIFT menghalangi bisnis untuk membayar pemasok China secara langsung.

Infrastruktur LianLian menghindari hambatan ini dengan menawarkan solusi lokal — satu yang mengurangi ketergantungan pada transaksi berbasis tunai dan membantu UKM menghindari biaya perantara yang membengkak. Dengan satu platform untuk mengirim dan menerima pembayaran, perusahaan tidak hanya mendapatkan kecepatan, tetapi juga tingkat kontrol dan prediktabilitas yang lebih tinggi.

Strategi Fintech yang Lebih Luas

Sementara banyak perusahaan fintech fokus sempit pada pembayaran konsumen atau dompet digital, LianLian telah memilih untuk memprioritaskan koridor B2B yang sering diabaikan antara pasar berkembang dan China. Keputusan itu tampaknya membuahkan hasil: volume pembayaran keseluruhannya telah melonjak dan profitabilitasnya telah berbalik arah, didukung oleh ekspansi internasional dan diversifikasi produk.

Saat LianLian Global terus menetapkan dirinya sebagai perantara tepercaya dalam rantai pasokan global, fokusnya pada wilayah yang kurang terlayani namun pertumbuhannya tinggi seperti Timur Tengah dan Afrika memposisikannya untuk mendapatkan manfaat dari pergeseran lebih luas dalam perdagangan global — terutama saat pusat aktivitas ekonomi semakin condong ke Asia dan Global Selatan.

Kemajuan perusahaan juga mencerminkan tren yang lebih besar dalam fintech: pemain infrastruktur yang menghubungkan sistem pembayaran global yang terfragmentasi semakin mendapatkan relevansi saat UKM mencari alat keuangan yang lebih inklusif dan responsif. Dalam pengertian itu, model LianLian — menjembatani hubungan perdagangan tradisional dengan jalur digital generasi berikutnya — menawarkan pandangan tentang masa depan perdagangan global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan