Polisi Delhi Bongkar Sindikat Penipuan Investasi Besar, 11 Penipu Ditahan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- AsiaNet News)

Tim Polisi Siber dari Distrik South-West mengatakan telah membongkar sebuah jaringan penipuan investasi yang canggih yang beroperasi di seluruh Delhi, Mumbai, dan Rajasthan, dan menangkap 11 pelaku penipuan siber yang diduga menipu warga senior sebesar Rs 22,67 lakh dengan dalih pengembalian tinggi yang dijamin, kata pejabat.

Deputi Komisaris Polisi Tambahan (South West), Abhimanyu Poswal, mengatakan jaringan ini ditemukan setelah adanya laporan dari seorang warga senior yang mengaku bahwa para penipu pertama kali menghubunginya melalui iklan Facebook dan membujuknya untuk berinvestasi melalui aplikasi ‘Mudra One’ dan ‘Nine Pro’, dengan janji pengembalian yang menguntungkan. Pelapor akhirnya menginvestasikan Rs 22.67 lakh, tetapi ketika dia menuntut pengembalian yang dijanjikan, para tersangka menghentikan semua komunikasi dan memblokir nomor telepon serta akun WhatsApp-nya, tambahnya.

Investigasi Polisi dan Penangkapan

“Karena sifat kasus yang sensitif, dibentuk tim khusus untuk menganalisis jalur uang dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas media sosial. Melalui analisis Catatan Detail Panggilan (CDR) dan investigasi teknis lainnya, ditemukan bahwa kelompok ini beroperasi dari dalam wilayah Rohini dan Netaji Subhash Place di Delhi, terutama dengan menyediakan rekening mule bank,” kata Poswal.

Penangkapan Operator Rekening Mule

Dia mengatakan bahwa kelompok pertama yang terdiri dari empat orang — Tejinder alias Lucky, Ashish Saini, Sikhdayal Singh, dan Giriraj Kishore — ditangkap di Netaji Subhash Place dan Rohini. “Kelompok pertama yang ditangkap terkait kasus ini terdiri dari 4 individu: Tejinder alias Lucky, Ashish Saini, Sikhdayal Singh, dan Giriraj Kishore. Mereka ditangkap di wilayah Netaji Subhash Place dan Rohini. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dua orang tambahan, Pratibha dan Satish, juga ditangkap karena bertanggung jawab mengoperasikan rekening mule bank,” tambahnya.

Pengembalian Barang dan Koneksi Internasional

Dia merinci total barang yang disita dari operasi ini, termasuk 92 SIM card, 40 ponsel, 39 buku cek, 45 cap perusahaan, dua mesin POS, enam scanner UPI, 27 kartu ATM, 4 kartu PAN, serta laptop dan komputer desktop.

“Hubungan lebih lanjut saat ini sedang diidentifikasi. Informasi yang diterima menunjukkan adanya operator bernama ‘PK’, yang beroperasi dari Mumbai dan memfasilitasi transfer semua dana yang berasal dari penipuan investasi ini ke Kamboja. Penyidikan masih berlangsung dan proses hukum lebih lanjut akan dilakukan sesuai kebutuhan,” kata Poswal. (ANI)

(Kecuali judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan