Iran Menuduh AS, Israel di PBB Membidik Warga Sipil, Infrastruktur

(MENAFN- AsiaNet News)

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, pada Selasa malam (waktu setempat) menuduh bahwa AS dan Israel secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil. “Mereka secara sengaja dan diskriminatif menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil di seluruh negara saya. Mereka tidak menghormati hukum internasional dan tidak menunjukkan rasa malu dalam melakukan kejahatan ini. Daerah pemukiman yang padat dan infrastruktur sipil yang penting secara sengaja menjadi sasaran. Hingga saat ini, kejahatan mengerikan ini telah menyebabkan syahidnya lebih dari 1.300 warga sipil. Mereka juga menghancurkan 9.669 situs sipil, termasuk 7.943 rumah tinggal, 1.617 pusat komersial dan layanan, 32 fasilitas medis dan farmasi, 65 sekolah dan lembaga pendidikan, 13 bangunan Palang Merah, dan beberapa fasilitas pasokan energi,” katanya.

Duta Menjelaskan Kerusakan Lingkungan

Duta Iran mengklaim bahwa serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar telah menyebabkan masuknya polutan beracun ke udara. “Pada malam 7 Maret, pesawat agresor melancarkan serangan besar-besaran terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran dan kota-kota lain. Serangan ini melepaskan sejumlah besar polutan berbahaya dan beracun ke atmosfer. Menurut Palang Merah Iran, ledakan tersebut menyebabkan polusi udara yang parah dan risiko kesehatan serius bagi warga sipil, terutama anak-anak, wanita, lansia, dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan kritis. Curah hujan pada pagi hari 8 Maret selanjutnya menyebarkan polutan tersebut melalui presipitasi yang sangat asam, meningkatkan risiko kerusakan pernapasan dan pencemaran lingkungan. Pusat medis di Teheran telah berada dalam siaga tinggi. Serangan keji ini juga melanggar kewajiban lingkungan internasional, termasuk yang tercantum dalam Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim dan Konvensi Keanekaragaman Hayati,” katanya.

Tuduhan Negara Nakal dan Serangan terhadap Diplomat

Menganggap Amerika Serikat sebagai negara nakal, Iravani juga menuduh bahwa serangan AS-Israel menargetkan diplomat yang menginap di sebuah hotel di Beirut. "Kemarin, Presiden Amerika Serikat secara terbuka menyatakan kebanggaannya atas penghancuran infrastruktur sipil, angkatan laut Iran, dan pembunuhan pelaut Iran. Mereka berfokus dan berniat untuk menakut-nakuti warga sipil, membantai orang tak bersalah, dan menyebabkan kerusakan serta penderitaan maksimal. Dunia menyaksikan ba

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan