Bagaimana penerapan spesifik ketika pembayar pajak terlibat dalam satu transaksi kena pajak yang melibatkan dua tarif pajak atau lebih, serta tarif pemungutan?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pertanyaan: Bagaimana seharusnya wajib pajak menerapkan ketentuan jika terjadi transaksi kena pajak yang melibatkan lebih dari satu tarif pajak dan tarif pungutan?

Jawaban:

  1. Berdasarkan 《Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai Republik Rakyat Tiongkok》 (Perintah Presiden Republik Rakyat Tiongkok Nomor 41):
    “Pasal 13: Jika wajib pajak melakukan satu transaksi kena pajak yang melibatkan lebih dari satu tarif pajak dan tarif pungutan, maka tarif dan pungutan yang berlaku adalah sesuai dengan kegiatan utama dari transaksi kena pajak tersebut.

……

Pasal 38: Undang-undang ini berlaku mulai 1 Januari 2026. Pada waktu yang sama, 《Peraturan Sementara Pajak Pertambahan Nilai Republik Rakyat Tiongkok》 dicabut.”

  1. Berdasarkan 《Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai Republik Rakyat Tiongkok》 (Perintah Negara Republik Rakyat Tiongkok Nomor 826):
    “Pasal 10: Transaksi kena pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai harus memenuhi kondisi berikut secara bersamaan:

(1) Melibatkan dua atau lebih kegiatan yang dikenai tarif dan pungutan berbeda;
(2) Antara kegiatan tersebut memiliki hubungan utama dan pelengkap yang jelas. Kegiatan utama menduduki posisi utama, mencerminkan substansi dan tujuan transaksi; kegiatan pelengkap adalah tambahan yang diperlukan dari kegiatan utama dan bergantung pada keberadaan kegiatan utama.

……

Pasal 54: Peraturan ini berlaku mulai 1 Januari 2026.”

  1. Berdasarkan 《Pengumuman Kementerian Keuangan dan Administrasi Pajak tentang Pengkreditan Pajak Masukan dan Hal-hal Terkait Pajak Pertambahan Nilai》 (Pengumuman Kementerian Keuangan dan Administrasi Pajak Nomor 13 Tahun 2026):
    “Ketiga, mengenai transaksi kena pajak yang melibatkan lebih dari satu tarif pajak:

Wajib pajak umum harus menerapkan tarif pajak sesuai dengan kegiatan utama dari transaksi kena pajak dalam kondisi berikut:

(1) Penjualan produk perangkat lunak sekaligus menyediakan layanan instalasi, pemeliharaan, pelatihan, dan lain-lain, maka tarif pajak yang berlaku adalah tarif perangkat lunak tersebut.
(2) Penjualan bahan bangunan portabel, mesin, bagian struktur baja, dan barang lainnya sekaligus menyediakan layanan pemasangan, maka tarif pajak yang berlaku adalah tarif barang tersebut.
(3) Dalam bisnis pengisian dan penggantian listrik, saat menjual produk listrik dan sekaligus mengenakan biaya layanan penggantian, penentuan tarif pajak didasarkan pada produk listrik.
(4) Menyediakan layanan penyewaan alat transportasi dan sekaligus mengenakan biaya layanan teknologi informasi, maka tarif pajak yang berlaku adalah tarif sewa.

Transaksi kena pajak yang dilakukan wajib pajak yang serupa dengan kondisi di atas harus mengikuti ketentuan ini.

……

Pengumuman ini berlaku mulai 1 Januari 2026. Ketentuan sebelumnya yang bertentangan dengan pengumuman ini dianggap tidak berlaku.”

-SELESAI-

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan