Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Minyak Kembali Melonjak Setelah Serangan Kapal Tanker — 5 Saham Energi yang Perlu Dipantau
Harga minyak kembali meroket karena konflik di Timur Tengah mengancam salah satu jalur energi terpenting di dunia. Serangan baru terhadap kapal di dekat Selat Hormuz telah mengguncang pasar dan memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan besar.
Klaim Diskon 70% TipRanks Premium
Buka data setara hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru dan maksimalkan potensi portofolio Anda
Minyak mentah bereaksi dengan cepat. Minyak Brent melewati $100 per barel, sementara West Texas Intermediate juga melonjak tajam setelah naik lebih dari 7% dalam perdagangan terakhir. Kenaikan ini terjadi karena lalu lintas tanker melalui Selat Hormuz melambat setelah laporan serangan baru terhadap kapal komersial.
Taruhannya tinggi. Selat Hormuz adalah jalur pengiriman minyak paling penting di dunia, mengangkut sekitar 20% pasokan minyak mentah global. Gangguan di sana dapat dengan cepat memperketat pasokan dan menyebabkan harga melonjak tajam. Dengan pasar kini memperhitungkan risiko gangguan berkepanjangan, pedagang minyak kembali bersiap menghadapi potensi guncangan energi.
Rilis Darurat Minyak Gagal Meredakan Kekhawatiran Pasokan
Pemerintah berusaha menenangkan kekhawatiran tersebut. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan 32 negara anggotanya akan mengeluarkan 400 juta barel dari cadangan darurat, termasuk 172 juta barel dari Amerika Serikat.
Namun, analis memperingatkan bahwa ini adalah langkah sementara. Cadangan tersebut tidak dapat sepenuhnya menggantikan volume besar minyak yang biasanya bergerak melalui Selat Hormuz setiap hari jika gangguan berlanjut.
5 Saham Energi yang Dipantau Investor Saat Harga Minyak Melonjak
Dengan harga minyak tiba-tiba kembali di atas $100, perhatian beralih ke perusahaan yang memproduksinya. Ketika harga minyak melonjak, produsen minyak besar dan perusahaan pengeboran sering naik karena nilai output mereka meningkat.
Exxon Mobil XOM +2.33% ▲ : Exxon Mobil, produsen minyak terbesar yang diperdagangkan secara publik di AS, sering menjadi salah satu saham pertama yang dipantau investor saat harga minyak melonjak. Perusahaan ini beroperasi di seluruh rantai energi, dari produksi minyak hingga pemurnian dan kimia, yang memungkinkannya meraih lebih banyak keuntungan saat harga energi naik. Di Wall Street, analis memberikan peringkat Strong Buy pada XOM, dengan proyeksi upside sekitar 49%.
Chevron CVX +2.95% ▲ : Produsen global utama dengan aset signifikan di AS dan di seluruh dunia. Saham Chevron sangat sensitif terhadap pergerakan harga minyak mentah, sering menjadi kendaraan utama bagi investor yang mencari eksposur langsung terhadap kenaikan minyak.
Occidental Petroleum OXY +4.63% ▲ : Dikenal karena jejak besar di Permian Basin, salah satu wilayah shale paling produktif di AS. Occidental berada dalam posisi yang baik untuk mendapatkan manfaat arus kas langsung saat harga minyak tinggi.
SLB SLB +0.12% ▲ : Sebelumnya Schlumberger, ini adalah penyedia layanan ladang minyak terkemuka. Alih-alih memproduksi minyak sendiri, SLB menyediakan teknologi dan keahlian yang dibutuhkan pihak lain untuk mengekstraknya. Saat harga minyak tinggi, produsen sering meningkatkan eksplorasi dan pengeboran, yang meningkatkan permintaan terhadap layanan khusus SLB.
EOG Resources EOG +3.61% ▲ : Operator shale kelas atas di AS yang dikenal karena efisiensi operasinya. Profitabilitas EOG sangat berkaitan dengan harga pasar minyak mentah, menjadikannya saham utama yang harus dipantau selama periode volatilitas tinggi minyak.
Disclaimer & PengungkapanLaporkan Masalah