Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Lebih dari 7.000 Penumpang Tiba di India dari Asia Barat Pada 5 Maret, Moca 'Memantau Ketat Tarif Penerbangan'
(MENAFN- Live Mint) Hingga 5 Maret 2026, sebanyak 40 penerbangan masuk yang dioperasikan oleh maskapai India tiba di India dari wilayah Asia Barat. Total 7.205 penumpang diangkut, sehingga jumlah kedatangan penumpang kumulatif mencapai 14.992, kata pemerintah pada hari Jumat.
Dalam siaran pers hari Jumat, Kementerian Perhubungan Sipil mengatakan sedang memantau secara ketat situasi yang berkembang di Asia Barat yang mempengaruhi perjalanan udara antara India dan wilayah tersebut, menurut pernyataan resmi.
** Also Read** | Pembaruan Langsung Perang AS-Israel, Iran: USS George HW Bush Kemungkinan Dikerahkan
Kementerian mengatakan maskapai sedang melakukan penyesuaian operasional yang diperlukan sesuai kondisi yang berlaku untuk memastikan keselamatan penumpang dan kelancaran operasi penerbangan.
Menurut pernyataan resmi, data pergerakan penumpang untuk 5 Maret menunjukkan bahwa total 40 penerbangan masuk yang dioperasikan oleh maskapai India tiba di India dari wilayah Asia Barat, mengangkut 7.205 penumpang.
** Also Read** | Pembaruan Langsung Perang AS-Israel, Iran: USS George HW Bush Kemungkinan Dikerahkan
Dengan ini, jumlah kedatangan penumpang dari wilayah tersebut mencapai 14.992.
Kementerian menambahkan bahwa untuk 6 Maret 2026, total 51 penerbangan direncanakan akan dioperasikan oleh maskapai India, tergantung pada kelayakan operasional dan kondisi yang berlaku di wilayah tersebut.
‘Memantau tarif penerbangan secara ketat’
Menurut pernyataan tersebut, Kementerian Perhubungan Sipil terus berkomunikasi dengan maskapai dan juga memantau tarif penerbangan secara ketat untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga tiket yang tidak wajar selama periode ini.
“Kementerian terus menjaga koordinasi yang erat dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait serta memantau situasi untuk memfasilitasi pergerakan penumpang dan meminimalkan gangguan,” kata kementerian.
** Also Read** | Serangan Israel Iran: Donald Trump mengatakan ‘penyerahan tanpa syarat’ adalah saat Iran…
“Penumpang disarankan tetap berhubungan dengan maskapai masing-masing untuk mendapatkan pembaruan terbaru mengenai jadwal penerbangan,” kata kementerian, menambahkan bahwa pembaruan lebih lanjut akan dikeluarkan sesuai kebutuhan.
** Also Read** | Pembaruan Perang AS Iran: Trump menyatakan ‘tidak ada kesepakatan kecuali penyerahan tanpa syarat’
Sebelumnya, kementerian mengonfirmasi bahwa total 281 penerbangan yang dijadwalkan beroperasi pada hari Kamis oleh maskapai domestik India dibatalkan di tengah situasi yang berkembang di Asia Barat.
Kementerian Perhubungan Sipil mengatakan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengelola dampak terhadap perjalanan udara.
Dalam sebuah posting di X, kementerian mengatakan, “Kementerian Perhubungan Sipil terus memantau secara ketat situasi yang berkembang di Asia Barat. Hingga 5 Maret, total 281 penerbangan yang dijadwalkan beroperasi hari ini oleh maskapai domestik India dibatalkan.”
** Also Read** | Arab Saudi Memperkuat Jalur Langsung ke Iran untuk Meredakan Perang
Kementerian juga menyatakan bahwa sebuah Ruang Kontrol Bantuan Penumpang (PACR) khusus berfungsi 24 jam untuk memberikan dukungan langsung kepada para pelancong. Selama periode ini, sebanyak 1.461 keluhan telah ditangani melalui portal AirSewa, platform media sosial, dan panggilan helpline bekerja sama dengan maskapai dan pemangku kepentingan lainnya.
Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Asia Barat setelah serangan militer gabungan AS-Israel pada 28 Februari di wilayah Iran yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan tokoh senior lainnya, memicu respons keras dari Teheran.
** Also Read** | Harga Minyak Mentah Melonjak 11% karena Trump Menolak Kesepakatan Iran Tanpa ‘Penyerahan Tanpa Syarat’
Sebagai balasan, Iran melancarkan gelombang serangan drone dan misil di berbagai negara Arab saat konflik kini memasuki hari ketujuh.
Teheran membalas dengan serangan balik yang menargetkan pangkalan militer Amerika dan aset Israel lainnya di seluruh wilayah.
(Dengan input dari ANI)