Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana Tony Robbins Membangun Kekayaan Bersihnya: 2 Kebiasaan Penting dalam Membangun Kekayaan
Tony Robbins telah mencapai keberhasilan keuangan yang luar biasa, mengumpulkan kekayaan bersih sebesar $600 juta menurut Blinkist Magazine. Portofolio bisnisnya juga sama mengesankannya—website-nya menyebutkan bahwa dia mengendalikan lebih dari 100 perusahaan swasta yang menghasilkan lebih dari $7 miliar pendapatan tahunan. Tapi bagaimana seorang petugas kebersihan yang berpenghasilan $40 per minggu berubah menjadi salah satu pengusaha paling sukses di dunia? Jawabannya bukan keberuntungan, tetapi dua prinsip dasar membangun kekayaan yang dapat diterapkan siapa saja.
Kekuatan Menemukan Mentor dalam Membentuk Takdir Keuangan
Tony Robbins tumbuh dalam kemiskinan, namun dia tidak membiarkan keadaannya menentukan masa depannya. Titik balik dalam hidupnya terjadi saat dia menemukan karya pembicara motivasi Jim Rohn dan menghadiri salah satu seminar-nya. Pada usia 17 tahun, Robbins diperkenalkan pada cara berpikir yang sama sekali berbeda. Pengajaran inti Rohn mengubah cara Robbins mendekati pengembangan pribadi dan keuangan: “Jika kamu ingin sesuatu berubah, kamu harus berubah. Jika kamu ingin keadaan menjadi lebih baik, kamu harus menjadi lebih baik.”
Hubungan mentor ini terbukti transformatif karena Rohn memperkenalkan Robbins pada prinsip yang bertentangan dengan intuisi—bahwa pertumbuhan pribadi lebih penting daripada keadaan eksternal. Menurut Robbins sendiri, Rohn mengajarinya bahwa “rahasia hidup adalah bekerja lebih keras pada diri sendiri daripada pada pekerjaan, atau keterampilan tertentu, atau apa pun.” Wawasan ini menjadi dasar bagaimana Robbins mendekati kariernya, dari pekerjaan awal di infomercial selama 1980-an hingga meluncurkan seminar pengembangan diri, menulis buku terlaris, mengembangkan properti resor Fiji, dan memproduksi film dokumenter pemenang penghargaan.
Pesan di sini jelas: menemukan seseorang yang sudah lebih maju di jalur yang ingin kamu tempuh dapat secara dramatis mempercepat perjalananmu. Seorang mentor tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga kerangka berpikir untuk memandang masalah secara berbeda—sesuatu yang tidak bisa sepenuhnya direplikasi oleh buku atau kursus.
Penetapan Tujuan Strategis: Pendekatan SMART dalam Membangun Kekayaan
Sementara mentorship membuka pintu, kekayaan bersih Tony Robbins tidak terbentuk hanya dari inspirasi. Kebiasaan penting kedua melibatkan penetapan tujuan secara sistematis. Robbins terkenal mengatakan bahwa “kemajuan sama dengan kebahagiaan,” namun dia menyadari bahwa tidak semua tujuan diciptakan sama. Itulah mengapa dia mendukung kerangka tujuan SMART: Tujuan yang Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Realistis, dan Berbasis Kerangka Waktu.
Perbedaan ini sangat penting. Menurut materi yang dipublikasikan, “Hasil yang kamu inginkan pada akhirnya menunjukkan kualitas dari tujuan yang kamu tetapkan—dan jika kamu tidak menggunakan tujuan SMART, kamu bisa saja menghambat dirimu sendiri.” Tanpa pendekatan terstruktur ini, individu yang ambisius sering menetapkan aspirasi yang samar-samar yang terasa memotivasi saat itu tetapi kurang presisi untuk dieksekusi.
Robbins menyarankan tiga praktik pelengkap: mulai dari kecil untuk membangun momentum, cek secara rutin untuk menjaga akuntabilitas, dan secara sadar menolak membiarkan ketakutan mengendalikan keputusan. Prinsip-prinsip ini memungkinkannya untuk berkembang dari keberhasilan pribadi sebagai pembicara menjadi kerajaan yang beragam meliputi properti, produksi media, seminar, dan penerbitan. Setiap usaha kemungkinan dimulai dengan tujuan yang spesifik, terukur, dan berjangka waktu realistis.
Kebiasaan membangun kekayaan yang membentuk kekayaan bersih Tony Robbins—menemukan mentor transformasional dan menerapkan kerangka penetapan tujuan disiplin—tidak eksklusif untuk pengusaha tingkat tinggi. Mereka merupakan prinsip dasar yang berlaku di semua tingkat penghasilan, menjadikannya salah satu pelajaran paling berharga dari perjalanannya.