Robot melakukan pekerjaan rumah dengan lancar! Figure menunjukkan hasil jaringan saraf Diklaim "sepenuhnya otonom"

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Waktu setempat 10 Maret, perusahaan robot humanoid Figure merilis video demonstrasi terbaru. Figure menyatakan bahwa robot Figure 03 yang dilengkapi dengan sistem AI baru Helix 02, mampu secara mandiri dan lengkap mengatur ruang tamu dari awal hingga akhir.

Video berdurasi dua setengah menit ini menunjukkan peningkatan kemampuan robot dalam mengenali objek serta dalam gerakan dan kontrol tangan.

Adegan berlangsung di ruang tamu terbuka, dengan dapur tanpa sekat di sampingnya. Robot masuk membawa semprotan dan kain pembersih, membungkuk dan setengah jongkok, memindahkan gelas, menyemprotkan disinfektan dan mengelap meja, lalu merapikan meja dan sofa, serta menyimpan mainan di atas meja dan sofa. Akhirnya, robot mematikan televisi dengan tombol dan dengan “kecenderungan obsesif” menata ulang posisi remote control (meskipun saat meletakkan remote di meja tidak dilakukan dengan “hati-hati”), dan memperhatikan perbedaan perlakuan saat memegang gelas dengan hati-hati dan melempar buncis sofa dari tangan. Hal ini menunjukkan bahwa robot mampu mengenali berbagai objek dengan benar.

Sejak didirikan, Figure menargetkan skenario rumah tangga, bertujuan mengembangkan robot humanoid serba guna yang dapat membantu manusia di rumah dan di tempat kerja. Sebelumnya, Figure pernah merilis video robot yang mampu mencuci piring dan melipat pakaian.

Sebenarnya, melakukan pekerjaan rumah sangat sulit bagi robot. Berbeda dengan tugas pabrik yang terstandarisasi dan proses yang terstruktur, di lingkungan rumah banyak faktor ketidakpastian dan perubahan. Penataan barang yang acak, furniture yang menghalangi jalan robot, serta penempatan barang yang fleksibel seperti handuk dan bantal, semuanya menambah tantangan. Banyak gerakan membutuhkan kedua tangan, dan beberapa harus dilakukan sambil menyisihkan satu tangan untuk tugas lain, hampir semua gerakan melibatkan pergerakan di dalam ruangan sekaligus manipulasi objek.

Bagaimana Figure melakukannya?

Figure menyatakan bahwa mereka tidak menulis “manual” terpisah untuk setiap gerakan, melainkan mengajarkan robot melalui sebuah “otak” umum. Otak ini langsung mengendalikan seluruh tubuh berdasarkan gambar dari kamera (piksel), mengarahkan setiap bagian tubuh untuk melakukan rangkaian gerakan kompleks. Kemampuan baru ini tidak memerlukan pemrograman ulang, cukup dengan memberi contoh data tugas rumah baru, robot akan belajar sendiri.

Dijelaskan bahwa Helix 02 adalah sistem AI terbaik yang dimiliki perusahaan saat ini, diluncurkan pada 27 Januari 2026, dapat dianggap sebagai “otak pintar” dari robot Figure. Keunggulan utamanya adalah merupakan jaringan saraf tunggal, tanpa perlu pemisahan kontrol, mampu menggerakkan seluruh tubuh robot secara langsung melalui input piksel. Model visual-bahasa-gerak (VLA) ini memungkinkan robot melihat dengan mata, mendengar dan memahami bahasa, lalu dengan “otak” yang sama mengendalikan seluruh tubuh untuk menyelesaikan tugas kompleks.

Data dari skenario nyata menjadi fokus utama pelatihan robot Figure.

Figure sebelumnya mengumumkan “Proyek Besar” (Project Go-Big), berusaha membangun dataset pra-pelatihan robot humanoid terbesar di dunia. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan Brookfield, yang memiliki lebih dari 100.000 unit hunian, untuk mempercepat proses ini.

(Sumber: Caixin)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan