Menurut laporan Forbes, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) yang dirilis pada tahun 2026 menunjukkan bahwa setidaknya sekitar 300.000 orang dari 66 negara dipaksa terlibat dalam aktivitas penipuan daring, dengan banyak pusat penipuan terkonsentrasi di Myanmar, Kamboja, dan Laos. Data Chainalysis menunjukkan bahwa kerugian dari penipuan kripto global pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar 17 miliar dolar AS, dengan penipuan emosional dan investasi jangka panjang seperti “killing pig盘” meningkat sekitar 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Laporan tersebut menunjukkan bahwa organisasi penipuan memperbesar skala mereka melalui alat “Penipuan sebagai Layanan” (Fraud-as-a-Service) dan teknologi deepfake AI, membuat penipuan menjadi lebih otomatis dan berskala global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan