Menteri Dalam Negeri AS mengungkapkan: Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan "semua skenario" untuk mengendalikan harga minyak!

Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum pada hari Kamis mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan berbagai skenario untuk mengatasi lonjakan harga minyak dan bensin selama perang Iran.

“Semua skenario sedang dipertimbangkan,” katanya dalam wawancara hari Kamis, menambahkan bahwa daftar tersebut mencakup tindakan yang dapat langsung berdampak serta pilihan jangka panjang yang lebih kompleks.

Dilaporkan bahwa Presiden Trump pada hari Selasa mengadakan pertemuan darurat dengan Burgum dan penasihat senior lainnya untuk membahas berbagai opsi, kemudian mengumumkan rencana untuk menyediakan jaminan asuransi dan pengawalan laut guna memastikan kapal minyak dan kapal lainnya dapat melewati Selat Hormuz dengan aman. Trump menegaskan, “Bagaimanapun juga, AS akan memastikan aliran energi bebas ke seluruh dunia.”

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada hari Rabu juga menyatakan bahwa pasokan pasar minyak mentah cukup selama AS dan Israel melakukan aksi militer terhadap Iran. Pemerintah Trump akan mendukung kapal minyak yang melintasi Teluk Persia dan akan mengumumkan lebih banyak langkah dalam beberapa hari mendatang.

Menurut analisis, kemungkinan lain termasuk menggunakan cadangan minyak darurat nasional dan mungkin berkoordinasi dengan negara lain untuk memaksimalkan efektivitasnya. Namun, pejabat pemerintah sejauh ini belum mengambil langkah untuk mengaktifkan cadangan strategis minyak.

Para analis menunjukkan bahwa pemerintah juga dapat mempertimbangkan opsi lain, termasuk memberikan pengecualian terhadap persyaratan pencampuran bahan bakar, bahkan memungkinkan Departemen Keuangan AS melakukan perdagangan futures minyak. Namun, keterlibatan ekonomi terbesar di dunia dalam perdagangan minyak akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagai produsen dan konsumen minyak terbesar di dunia, AS memiliki posisi unik. Saat ini belum jelas bagaimana rencana tersebut akan menurunkan harga minyak mentah dan bensin.

Sementara itu, Burgum menyatakan bahwa rincian rencana Asuransi untuk kapal minyak oleh Perusahaan Pengembangan Keuangan Internasional AS (DFC) masih dalam penyusunan.

“Tim sedang bekerja keras,” katanya, menyebutkan keterlibatan Bessent dan Menteri Energi Chris Wight.

“Sebagai pemerintah federal, kami memiliki peluang untuk campur tangan dan membangun semacam ketertiban normal,” tambahnya, “Amerika dapat menanggung beberapa risiko untuk memastikan sekutu kami di seluruh dunia memiliki pasokan yang cukup, dan hanya kami yang mampu melakukannya karena kami memiliki kekuatan keuangan dan angkatan laut yang cukup untuk mewujudkannya.”

Sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran, harga minyak telah naik sekitar 18%, dan upaya menurunkan harga minyak dilakukan menjelang pemilihan paruh waktu November, yang hasilnya mungkin bergantung pada kekhawatiran masyarakat terhadap biaya hidup. Trump sering membanggakan bahwa selama masa pemerintahannya, harga bensin turun. Namun, saat ini harga minyak telah naik ke level tertinggi dalam hampir satu tahun karena ancaman perang Iran.

Meskipun Trump dan pejabat tinggi pemerintahnya berulang kali menjanjikan akan melakukan apa saja untuk menjamin pasokan dan menurunkan harga minyak, Wall Street dan para ahli industri tampaknya tidak yakin. Dengan konflik seputar Iran yang terus meningkat dan menimbulkan dampak meluas di luar Timur Tengah, pasar saham AS bergejolak hebat, dengan ketiga indeks utama turun secara kolektif pada hari Kamis, Dow Jones bahkan anjlok hampir 800 poin.

Para analis Wall Street umumnya berpendapat bahwa jaminan Trump adalah langkah awal yang baik, tetapi presiden perlu memberikan jaminan yang lebih konkret dan harus menepati janjinya. Untuk mengatasi masalah mendasar, satu-satunya jalan adalah gencatan senjata. CEO perusahaan pelayaran global Seanergy Maritime dan United Maritime, Stamatis Tsantanis, juga menyatakan bahwa industri pelayaran mungkin membutuhkan dukungan lebih lanjut dari Trump.

Ilustrasi Ekonomi Terkini·Tambah Informasi Berguna

(Sumber: Financial Associated Press)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan