Kamar Dagang dan Industri Filipina: Serangan AS dan Israel terhadap Iran dapat memberikan dampak besar bagi ekonomi Filipina

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Asosiasi Perdagangan Filipina baru-baru ini mengeluarkan pernyataan bahwa serangan AS dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam situasi geopolitik di Timur Tengah, yang berpotensi memberikan dampak negatif besar terhadap tenaga kerja luar negeri dan perekonomian Filipina. Dalam pernyataannya, Asosiasi Perdagangan Filipina menyebutkan bahwa saat ini ada lebih dari 2 juta tenaga kerja luar negeri Filipina yang bekerja dan tinggal di kawasan Timur Tengah, dan mendesak pihak terkait untuk segera mengaktifkan rencana darurat, menjaga komunikasi yang erat dengan tenaga kerja luar negeri, serta mempercepat pelaksanaan rencana evakuasi jika diperlukan. Lembaga ini menuntut agar pemerintah Filipina memastikan bahwa tenaga kerja luar negeri yang kembali ke tanah air mendapatkan dukungan untuk penghidupan dan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan kembali. Filipina juga menyatakan bahwa minyak mentah utama yang diimpor berasal dari Timur Tengah, dan kekhawatiran pasar terhadap ketidakstabilan situasi telah menyebabkan lonjakan harga minyak internasional. Pemerintah Filipina harus aktif mencari sumber energi alternatif. Lembaga ini memperingatkan bahwa kenaikan biaya bahan bakar, terganggunya rantai pasokan, serta potensi penurunan remitansi dapat kembali mendorong inflasi dan melemahkan daya beli masyarakat Filipina. (Xinhua)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan