Baik indeks S&P 500 (SPX) maupun Nasdaq 100 (NDX) turun lebih dari 1,5% pada hari keempat konflik AS-Iran.
Klaim Diskon 70% TipsRank Premium
Membuka data setingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda
AS dan Israel terus menyerang Iran, memicu kekhawatiran akan konflik berkepanjangan dan gangguan di Selat Hormuz, yang mengelola sekitar 20% pengiriman minyak global. Kendala pasokan minyak dapat meningkatkan harga minyak dan inflasi. Selain itu, biaya transportasi yang lebih tinggi dapat mempengaruhi sentimen dan permintaan konsumen saat rumah tangga mengurangi keluar rumah dan pengeluaran diskresioner.
Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Turun 80%
Pada hari Senin, komandan Iran Ebrahim Jabari mengancam akan membakar kapal apa pun yang melintasi selat tersebut. “Selat (Hormuz) ditutup. Jika ada yang mencoba melewati, pahlawan Garda Revolusi dan angkatan laut reguler akan membakar kapal-kapal itu,” katanya.
Lalu lintas kapal melalui jalur ini telah menurun lebih dari 80% sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran akhir pekan lalu, menurut data dari Lloyd’s List Intelligence. Beberapa perusahaan pelayaran telah menghentikan operasi di selat tersebut.
Disclaimer & PengungkapanLaporkan Masalah
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Pasar Saham Turun Hari Ini, 3/3/26?
Baik indeks S&P 500 (SPX) maupun Nasdaq 100 (NDX) turun lebih dari 1,5% pada hari keempat konflik AS-Iran.
Klaim Diskon 70% TipsRank Premium
Membuka data setingkat hedge fund dan alat investasi yang kuat untuk keputusan yang lebih cerdas dan tajam
Tetap di depan pasar dengan berita dan analisis terbaru serta maksimalkan potensi portofolio Anda
AS dan Israel terus menyerang Iran, memicu kekhawatiran akan konflik berkepanjangan dan gangguan di Selat Hormuz, yang mengelola sekitar 20% pengiriman minyak global. Kendala pasokan minyak dapat meningkatkan harga minyak dan inflasi. Selain itu, biaya transportasi yang lebih tinggi dapat mempengaruhi sentimen dan permintaan konsumen saat rumah tangga mengurangi keluar rumah dan pengeluaran diskresioner.
Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Turun 80%
Pada hari Senin, komandan Iran Ebrahim Jabari mengancam akan membakar kapal apa pun yang melintasi selat tersebut. “Selat (Hormuz) ditutup. Jika ada yang mencoba melewati, pahlawan Garda Revolusi dan angkatan laut reguler akan membakar kapal-kapal itu,” katanya.
Lalu lintas kapal melalui jalur ini telah menurun lebih dari 80% sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran akhir pekan lalu, menurut data dari Lloyd’s List Intelligence. Beberapa perusahaan pelayaran telah menghentikan operasi di selat tersebut.
Disclaimer & PengungkapanLaporkan Masalah