Block milik Jack Dorsey PHK 4.000 Karyawan Dalam Perpindahan Besar-besaran ke AI

(MENAFN- AsiaNet News)

Dalam langkah dramatis yang mencerminkan transformasi cepat industri teknologi, Block Inc., yang dipimpin oleh Jack Dorsey, mengumumkan PHK lebih dari 4.000 karyawan—hampir 40% dari tenaga kerja globalnya. Keputusan ini, salah satu pengurangan tenaga kerja terbesar dalam sejarah teknologi baru-baru ini berdasarkan proporsi, datang saat perusahaan beralih secara agresif ke operasi berbasis kecerdasan buatan.

PHK ini akan mengurangi jumlah karyawan Block dari lebih dari 10.000 menjadi kurang dari 6.000, menandai restrukturisasi besar dari raksasa fintech di balik platform populer seperti Square dan Cash App. Dorsey menjelaskan bahwa keputusan ini bukan disebabkan oleh kesulitan keuangan, tetapi oleh pergeseran strategis dalam cara perusahaan modern beroperasi. Dia menekankan bahwa “alat kecerdasan,” termasuk sistem AI, secara fundamental mengubah produktivitas, memungkinkan tim yang lebih kecil mencapai hasil yang lebih efisien.

kami membuat @blocks menjadi lebih kecil hari ini. ini catatan saya untuk perusahaan.####hari ini kami membuat salah satu keputusan tersulit dalam sejarah perusahaan kami: kami mengurangi organisasi kami hampir setengahnya, dari lebih dari 10.000 orang menjadi kurang dari 6.000. itu berarti lebih dari 4.000 dari kalian…

  • jack (@jack) 26 Februari 2026

Menariknya, PHK ini dilakukan saat Block menunjukkan kinerja yang kuat. Perusahaan melaporkan hasil keuangan yang solid, termasuk kenaikan laba kotor sebesar 24% dan pertumbuhan berkelanjutan dalam basis pelanggannya. Ini menyoroti tren yang berkembang di sektor teknologi di mana profitabilitas tidak lagi menjamin keamanan pekerjaan, terutama saat otomatisasi dan AI mengubah kebutuhan operasional.

Dorsey memilih untuk melakukan satu PHK besar secara langsung daripada beberapa putaran kecil secara bertahap. Dia berpendapat bahwa PHK berulang dapat merusak moral karyawan, mengurangi fokus, dan mengikis kepercayaan di antara para pemangku kepentingan. Dengan mengambil tindakan tegas sekarang, perusahaan bertujuan menstabilkan strukturnya dan memposisikan diri untuk pertumbuhan jangka panjang di masa depan yang berfokus pada AI.

Untuk mendukung karyawan yang terdampak, Block menawarkan paket pesangon lengkap, termasuk sekitar 20 minggu gaji, kompensasi tambahan berdasarkan masa kerja, manfaat kesehatan, dan bantuan transisi.

Pengumuman ini juga memicu diskusi yang lebih luas tentang masa depan pekerjaan. Dorsey memperingatkan bahwa banyak perusahaan mungkin segera mengikuti jejak ini, menunjukkan bahwa restrukturisasi berbasis AI bisa menjadi tren luas di berbagai industri. Analis dan pemimpin teknologi melihat langkah ini sebagai sinyal perubahan besar, di mana bisnis mengutamakan tim yang lebih ramping didukung teknologi canggih.

Seiring kecerdasan buatan terus berkembang, keputusan Block ini mungkin menandai titik balik—menunjukkan bahwa tenaga kerja global memasuki era baru di mana efisiensi, otomatisasi, dan adaptabilitas akan menentukan keberhasilan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan