Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
DeadLock: Ransomware yang menggunakan blockchain Polygon untuk menyembunyikan aktivitasnya. Malware ini memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengaburkan jejaknya dan menghindari deteksi oleh sistem keamanan. Peneliti keamanan menyarankan agar pengguna dan organisasi meningkatkan langkah-langkah perlindungan mereka terhadap ancaman ini dan tetap waspada terhadap serangan siber yang semakin canggih.
Menurut laporan dari Group-IB yang disebarluaskan oleh Odaily, keluarga ransomware DeadLock telah menemukan strategi canggih dalam kontrak pintar Polygon untuk menghindari mekanisme deteksi keamanan. Sejak penemuannya pertama kali pada Juli 2025, malware ini telah menunjukkan kemampuan yang tidak biasa: mengintegrasikan kode JavaScript yang berinteraksi langsung dengan jaringan Polygon, mengubah teknologi blockchain menjadi sistem penyamaran untuk operasi kriminalnya.
Bagaimana DeadLock memanfaatkan kontrak pintar untuk menyebarkan perintah
Teknik yang digunakan oleh DeadLock sangat inovatif dalam konteks ancaman siber. Dengan menyuntikkan fragmen kode ke dalam file HTML, ransomware ini membangun koneksi dengan node RPC Polygon, yang berfungsi sebagai gerbang menuju infrastruktur yang sepenuhnya dikendalikan oleh penyerang. Pendekatan ini, serupa dengan yang sebelumnya didokumentasikan dalam kasus EtherHiding, memungkinkan pembuatan saluran komunikasi yang sangat sulit diblokir oleh para ahli keamanan.
Penggunaan Polygon bukanlah kebetulan: jaringan blockchain ini menawarkan kecepatan transaksi dan biaya rendah, fitur yang menjadikannya platform menarik bagi malware yang mencari operasi tersembunyi. Melalui daftar RPC, DeadLock secara terus-menerus mendapatkan alamat server proxy baru, memutar infrastruktur mereka sehingga sistem pemantauan menghadapi hambatan yang konstan.
Evolusi DeadLock: Variasi yang berkembang dan fitur baru
Hingga saat ini, para analis keamanan telah mengidentifikasi setidaknya tiga varian berbeda dari ransomware ini. Yang terbaru mengintegrasikan fitur yang sangat mengkhawatirkan: aplikasi pesan terenkripsi Session, yang memungkinkan operator DeadLock menjaga komunikasi langsung dan aman dengan korban, secara signifikan meningkatkan tingkat kecanggihan operasi pemerasan.
Evolusi ini mencerminkan tren mengkhawatirkan dalam lanskap ancaman siber saat ini: penggunaan teknologi terdesentralisasi dan aplikasi enkripsi untuk memperkuat kemampuan operasional kejahatan digital. DeadLock tidak hanya menunjukkan kemampuan beradaptasi, tetapi juga tingkat rekayasa yang menunjukkan bahwa kelompok penyerang ini memiliki sumber daya teknis yang signifikan dan pemahaman mendalam tentang cara mengeksploitasi infrastruktur blockchain untuk tujuan jahat.