Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
BPS Keuangan Dikenai Denda $14 Juta karena Beroperasi Tanpa Izin dan Praktik Pemasaran Menyesatkan
Pengadilan federal Australia telah menjatuhkan denda besar terhadap BPS Financial atas pelanggaran regulasi sistemik yang mencakup penyediaan layanan keuangan tanpa izin melalui platform Qoin Wallet-nya. Perusahaan menghadapi denda gabungan sebesar 14 juta AUD, mencerminkan tingkat keparahan dan durasi kegagalan kepatuhan mereka di pasar Australia.
Operasi Tanpa Izin dan Promosi Menyesatkan di Inti Kasus
Pelanggaraan utama berpusat pada operasi layanan keuangan dan penerbitan nasihat keuangan oleh BPS Financial tanpa memegang lisensi layanan keuangan Australia yang diperlukan—pelanggaran yang berlangsung dari Januari 2020 hingga pertengahan 2023, menurut temuan dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC). Dari denda sebesar 14 juta AUD, sekitar 1,3 juta AUD secara khusus dikaitkan dengan operasi layanan keuangan tanpa izin, sementara 8 juta AUD berasal dari pernyataan palsu dan menyesatkan yang dibuat perusahaan selama promosi Qoin Wallet.
Pengadilan memutuskan bahwa manajemen senior secara langsung terlibat dalam pelanggaran regulasi ini, dan bahwa infrastruktur kepatuhan internal BPS Financial secara mendasar tidak memadai untuk mencegah pelanggaran tersebut. Putusan menegaskan bahwa pelanggaran ini merupakan “perilaku serius dan melanggar hukum” yang mengekspos konsumen terhadap layanan keuangan tanpa izin.
Qoin Wallet di Pusat Tindakan Penegakan ASIC
Produk Qoin Wallet berfungsi sebagai kendaraan di mana BPS Financial menyampaikan nasihat keuangan berlisensi dan layanan keuangan tanpa izin kepada pasar. Investigasi ASIC mengungkapkan bahwa perusahaan secara sistematis gagal mengungkapkan ketidakberizinannya saat secara aktif mempromosikan platform kepada konsumen yang mencari solusi keuangan.
Tindakan penegakan ini menegaskan komitmen ASIC untuk melindungi konsumen Australia dari penyedia layanan keuangan tanpa izin dan praktik pemasaran menyesatkan di ruang layanan keuangan digital.
Larangan Operasi Sepanjang Dekade dan Persyaratan Kepatuhan Tambahan
Selain denda sebesar 14 juta AUD, pengadilan juga memberlakukan larangan selama sepuluh tahun terhadap BPS Financial untuk beroperasi dalam layanan keuangan tanpa memperoleh lisensi yang tepat—secara efektif melarang perusahaan melanjutkan model bisnis saat ini tanpa restrukturisasi besar.
Pengadilan juga mewajibkan BPS Financial untuk menerbitkan pemberitahuan koreksi di aplikasi dan situs web Qoin Wallet, memberitahu pengguna tentang pelanggaran regulasi dan denda terkait. Selain itu, perusahaan harus menanggung sebagian besar biaya hukum ASIC yang timbul dari penegakan hukum ini, yang semakin memperberat dampak finansial dari putusan tersebut.
Kasus ini menyoroti pentingnya kepatuhan regulasi di sektor fintech dan menunjukkan bahwa denda besar serta pembatasan operasional menanti perusahaan yang berusaha mengelak dari persyaratan lisensi layanan keuangan yang ketat di Australia.