Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kemungkinan Kesepakatan Greenland Mengungkapkan Ketidaksesuaian Utama di Pasar Prediksi
Pendiri Uniswap Hayden Adams baru-baru ini menarik perhatian pada fenomena mencolok di pasar prediksi berbasis kripto: peluang yang sangat berbeda tentang apakah Amerika Serikat akan mengakuisisi Greenland. Seperti yang dilaporkan oleh Odaily, dua platform terkemuka yang menentukan harga skenario geopolitik ini menunjukkan penilaian yang sangat berbeda. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan menarik: mengapa trader dan modal yang canggih tidak langsung menghilangkan ketidaksesuaian harga yang jelas ini?
Kalshi vs Polymarket: Dari Mana Asal Perbedaan Harga
Angka-angka tersebut menceritakan kisah yang mengungkapkan. Kalshi menetapkan probabilitas sekitar 42-45%, sementara perkiraan Polymarket jauh lebih rendah, berkisar antara 15% hingga 23%. Sekilas, selisih lebih dari 20 poin persentase ini tampak seperti peluang arbitrase yang sempurna. Adams menunjukkan, bagaimanapun, bahwa penjelasan tidak sesederhana perbedaan basis pengguna atau ketidakefisienan pasar. Jawaban sebenarnya lebih dalam: kedua platform sebenarnya menetapkan harga untuk peristiwa yang secara fundamental berbeda, bukan hasil yang sama.
Definisi Peristiwa dan Ketentuan Penyelesaian Mendorong Perbedaan
Perbedaan penting muncul saat memeriksa ketentuan spesifik dari kontrak prediksi masing-masing platform. Proposal Polymarket secara sempit fokus pada apakah akuisisi akan terjadi pada tahun 2026—kerangka waktu yang relatif singkat yang saat ini memiliki peluang sekitar 23%. Sementara itu, taruhan Kalshi mencakup seluruh masa jabatan Donald Trump, dengan kondisi penyelesaian yang mencerminkan cakupan waktu yang lebih luas ini, saat ini dihargai sekitar 45%.
Perbedaan dalam definisi peristiwa ini menciptakan efek berantai di berbagai dimensi. Ketentuan penyelesaian berbeda, artinya setiap platform memiliki aturan yang berbeda untuk menentukan hasil. Desain oracle juga berbeda—setiap platform mengandalkan sumber data yang berbeda untuk verifikasi. Logika penetapan harga risiko bervariasi, memperhitungkan struktur pasar mikro dan profil likuiditas yang berbeda. Perbedaan struktural ini terkumpul, membuat perbandingan langsung dan arbitrase menjadi sangat sulit.
Mengapa Arbitrase Tidak Akan Menutup Celah Ini
Adams menjelaskan bahwa jika ketidaksesuaian ini semata-mata berasal dari perbedaan demografis di antara trader, peserta yang canggih dengan akses ke kedua platform dapat dengan cepat melakukan perdagangan untuk meratakan celah harga. Namun peluang seperti itu tetap ada, tepat karena kontrak dasar tidak kompatibel. Anda tidak dapat melakukan arbitrase secara bermakna antara dua prediksi ketika mereka menjawab pertanyaan yang berbeda dengan kerangka waktu dan mekanisme penyelesaian yang berbeda.
Situasi ini menggambarkan prinsip dasar dalam pasar prediksi: peluang yang tampak sama di berbagai platform bisa menyembunyikan perbedaan mendasar dalam desain kontrak. Trader yang menilai ketidaksesuaian ini harus melihat lebih dari sekadar angka probabilitas untuk memahami mekanisme spesifik yang mengatur penyelesaian setiap pasar.