Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Efek Diversifikasi Investasi Bitcoin yang Disarankan oleh Kathy Wood—Perspektif Baru Investor Institusional
Cathie Wood, pendiri dan CEO Ark Invest, mencatat bahwa Bitcoin kurang terkait dengan kelas aset tradisional dan menunjukkan potensinya untuk berfungsi sebagai diversifikasi yang berguna untuk portofolio institusional. Khususnya dalam prospek pasar untuk tahun 2026, Wood memposisikan Bitcoin sebagai aset yang harus diperhatikan oleh investor yang mencari pengembalian yang disesuaikan dengan risiko, dan evaluasinya telah beresonansi secara signifikan dalam industri.
Kelas Aset yang Terkait Lemah—Efek Portofolio Bitcoin yang Difokuskan Wood
Poin inti dari argumen Cathie Wood adalah korelasi yang rendah antara Bitcoin dan kelas aset utama seperti emas, saham, dan obligasi. Menurut data yang diterbitkan oleh Ark Invest, sejak 2020, koefisien korelasi antara Bitcoin dan S&P 500 telah mencapai 0,28, sedangkan koefisien korelasi antara S&P 500 dan perwalian investasi real estat (REIT) telah mencapai 0,79. Angka ini dengan jelas menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki korelasi yang lebih rendah daripada komponen aset tradisional, menunjukkan potensinya untuk meningkatkan diversifikasi portofolio secara keseluruhan.
Wood berkomentar, “Bitcoin harus menjadi kendaraan diversifikasi yang baik bagi investor yang mencari alokasi aset dengan pengembalian per unit risiko yang lebih tinggi,” dan pandangan ini layak dipertimbangkan untuk manajer alokasi aset. Jika Bitcoin mempertahankan korelasi yang rendah dengan aset lain, itu membuka kemungkinan untuk mencapai struktur portofolio yang relatif lebih efisien.
Raksasa keuangan sejalan — Alokasi Bitcoin dalam portofolio institusional semakin cepat
Pandangan Cathie Wood didukung oleh langkah baru-baru ini oleh lembaga keuangan besar. Komite Investasi Global Morgan Stanley telah mengusulkan alokasi Bitcoin “oportunistik” hingga 4% untuk portofolio, dan Bank of America juga telah memberi wewenang kepada penasihat kekayaan untuk merekomendasikan alokasi hingga 4%. Selain itu, CF Benchmarks memandang Bitcoin sebagai aset tulang punggung portofolio, menunjukkan bahwa alokasi konservatif dapat mengarah pada diversifikasi dan peningkatan efisiensi yang lebih besar.
Itaú Asset Management, salah satu manajer aset terbesar di Brasil, juga merekomendasikan untuk memasukkan alokasi yang lebih kecil ke Bitcoin ke dalam portofolionya, menekankan kemampuan lindung nilainya terhadap valuta asing dan guncangan pasar. Perkembangan ini merupakan tanda yang jelas bahwa investor institusional mulai menilai kembali efek diversifikasi Bitcoin.
Pandangan yang Bertentangan—Waspadalah terhadap Risiko Komputasi Kuantum
Di sisi lain, ahli strategi Jefferies Christopher Wood telah mengambil sikap yang berbeda, secara signifikan mengubah pandangannya tentang alokasi Bitcoin. Dia memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio modelnya pada akhir 2020 dan memperluas alokasinya menjadi 10% pada tahun 2021, tetapi menarik rekomendasinya untuk alokasi Bitcoin, menunjukkan bahwa perkembangan terbaru dalam teknologi komputasi kuantum dapat mengancam keamanan blockchain Bitcoin. Sebaliknya, ia mengusulkan pergeseran ke arah emas sebagai penyimpan nilai yang lebih stabil.
Dengan demikian, evaluasi fungsi penyimpan nilai jangka panjang Bitcoin sangat dipengaruhi oleh persepsi risiko teknologi yang muncul. Sementara banyak investor institusional, termasuk Cathie Wood, menekankan efektivitas diversifikasi, kita tidak dapat mengabaikan aspek masalah keamanan teknis yang memengaruhi keputusan investasi.
Ke depan, bagaimana Bitcoin berinteraksi dengan fluktuasi makroekonomi dan evolusi teknologi blockchain akan memegang kunci untuk memperluas alokasi dalam portofolio institusional.