Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penindakan Kripto di India: Aturan Verifikasi Baru Mengubah Operasi Platform
India telah meluncurkan kerangka regulasi menyeluruh yang bertujuan untuk mengubah cara platform kripto beroperasi di dalam negara tersebut. Unit Intelijen Keuangan (FIU) telah mewajibkan protokol otentikasi pengguna yang lebih ketat, menandakan komitmen pemerintah untuk mengendalikan ruang aset digital. Langkah-langkah ini datang saat pasar kripto India menunjukkan potensi pertumbuhan yang eksplosif di antara 1,4 miliar penduduknya, menjadikan pengawasan regulasi semakin penting bagi otoritas.
Persyaratan KYC yang Ditingkatkan Membentuk Ulang Proses Pendaftaran Pengguna
Pedoman baru ini mengharuskan bursa kripto untuk menerapkan sistem verifikasi canggih yang melampaui pemeriksaan identitas tradisional. Menurut laporan, platform sekarang harus menangkap selfie langsung menggunakan perangkat lunak canggih yang mampu mendeteksi pola gerakan mata dan kepala—teknologi yang dirancang untuk memblokir upaya deepfake yang dapat mengompromikan integritas Know Your Customer (KYC). Selain pengenalan wajah, bursa harus mengumpulkan dan menyimpan data geolokasi pengguna, alamat IP, dan cap waktu pembuatan akun secara tepat.
Proses verifikasi ini semakin diperluas dengan validasi rekening bank melalui mikro-transaksi, serta pengumpulan ID foto yang dikeluarkan pemerintah dan konfirmasi email/nomor telepon. Pendekatan otentikasi berlapis ini menunjukkan tekad India untuk mencegah pembuatan akun palsu dan skema pencucian uang. Bagi platform kripto India, kepatuhan kini menuntut investasi teknologi yang signifikan dalam infrastruktur biometrik dan pelacakan lokasi.
Kompleksitas Perpajakan Menambah Tekanan pada Ekosistem Kripto India
Sejalan dengan perubahan proses pendaftaran ini, Departemen Pajak Penghasilan India telah meningkatkan pengawasan terhadap transaksi kripto. Pejabat mengungkapkan kekhawatiran tentang tantangan inheren yang ditimbulkan oleh bursa terdesentralisasi dan teknologi dompet anonim, yang menyulitkan upaya melacak aliran modal lintas batas. Kerangka pajak yang ada menetapkan tarif 30% atas keuntungan investasi kripto, dengan wajib pajak tidak dapat mengimbangi kerugian terhadap sumber penghasilan lain—sebuah pembatasan yang membedakan perpajakan kripto India dari perlakuan sekuritas tradisional.
Gabungan pengawasan regulasi yang diperkuat dan aturan pajak yang ketat menciptakan hambatan operasional bagi platform dan trader individu. Ambiguitas yurisdiksi dalam transaksi kripto global semakin membingungkan lanskap kepatuhan, memaksa bursa untuk menavigasi beberapa rezim regulasi secara bersamaan.