Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Amerika Serikat dan Taiwan mencapai kesepakatan perdagangan dengan chip sebagai pusatnya
Sumber: CritpoTendencia Judul Asli: Amerika Serikat dan Taiwan Capai Kesepakatan Perdagangan dengan Chip sebagai Inti Tautan Asli: https://criptotendencia.com/2026/01/17/estados-unidos-y-taiwan-alcanzan-acuerdo-comercial-con-los-chips-como-epicentro-2/ Pemerintah Taiwan dan Gedung Putih mencapai kesepakatan perdagangan yang mengurangi beban tarif timbal balik yang didorong oleh Presiden Donald Trump.
Kesepakatan tersebut mencakup pengurangan tarif yang dikenakan pada ekspor dari pulau tersebut, yang akan turun dari 20% menjadi tidak lebih dari 15%. Sebagai imbalannya, Taipei berkomitmen untuk melakukan investasi besar-besaran yang ditujukan untuk pengembangan sektor semikonduktor di wilayah Amerika Serikat.
Menurut laporan terbaru dari Nikkei Asia, perwakilan kedua pihak telah mencapai titik keseimbangan dalam hubungan perdagangan mereka. Pengurangan tarif akan dikompensasi oleh investasi yang diperkirakan mencapai sekitar $250.000 juta dari Taiwan.
Tujuannya adalah untuk memperluas produksi chip, kapasitas terkait kecerdasan buatan, dan pembangkitan energi di dalam Amerika Serikat.
Aspek ini sangat penting agar Amerika Serikat tetap memimpin dalam perlombaan teknologi melawan China. Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa mereka harus menawarkan jaminan kredit minimal sebesar $250.000 juta untuk memfasilitasi investasi tambahan dari perusahaan Taiwan. Organisasi tersebut menambahkan bahwa langkah-langkah ini akan membantu ekspansi seluruh rantai pasok dan ekosistem semikonduktor di Amerika Serikat.
Perlu dicatat bahwa raksasa Taiwan TSMC sudah mulai melakukan investasi besar-besaran di tanah Amerika Serikat. Bahkan, tahun lalu perusahaan mengumumkan komitmen tambahan sebesar $100.000 juta, yang mencerminkan tekad otoritas Taiwan untuk menjaga hubungan strategis yang kuat dengan Washington.
Kesepakatan antara Taiwan dan AS saling menguntungkan
Meskipun Taiwan menghadapi kebutuhan yang lebih mendesak untuk menutup kesepakatan perdagangan, Amerika Serikat juga mendapatkan manfaat signifikan.
Manfaat ini tidak hanya terbatas pada penarikan investasi dan pengembangan infrastruktur teknologi, tetapi juga meluas ke bidang geopolitik dan kompetisi strategis dengan China. Baik Taiwan maupun Amerika Serikat menjaga hubungan yang erat yang bertujuan membendung ekspansi pengaruh Beijing.
Seperti yang sudah diketahui secara luas, Taiwan dianggap oleh China sebagai provinsi yang membentuk pemerintahan sendiri setelah perang saudara antara Partai Komunis dan Kuomintang. Sejak saat itu, reunifikasi menjadi salah satu prioritas pemerintah China, yang berpendapat bahwa ini adalah proses yang tak terhindarkan.
Untuk menghindari skenario tersebut, Taiwan sangat bergantung pada dukungan Washington, yang mendorongnya untuk mencari kesepakatan perdagangan dan strategis dengan Amerika Serikat. Namun, reunifikasi yang terjadi tidak hanya akan berdampak pada Taiwan.
Bagi Amerika Serikat, hal ini berarti China akan mengendalikan TSMC dan, dengan demikian, chip paling canggih di dunia, sebuah hasil yang akan melemahkan posisi AS secara signifikan dalam kompetisi teknologi global.
Dari sudut pandang ini, kesepakatan yang dicapai antara otoritas Taiwan dan Amerika Serikat muncul sebagai elemen kunci untuk mempertahankan hubungan yang membatasi ekspansi pengaruh China di kawasan.
Selain itu, perlu dicatat bahwa pemahaman ini dengan Taiwan terjadi setelah negosiasi serupa antara Washington dan negara-negara seperti Korea Selatan dan Jepang, yang memperkuat strategi regional yang lebih luas.
Hubungan dengan China daratan
Aspek penting dari kesepakatan ini adalah bahwa hal tersebut mencerminkan salah satu sisi dari kebijakan perdagangan pemerintahan Trump di Asia. Sementara negosiasi dengan Taiwan berakhir dengan tarif 15% atas ekspornya, gencatan senjata perdagangan dengan China daratan tetap berlaku.
Namun, meskipun ada gencatan tersebut, tarif yang dikenakan oleh Amerika Serikat terhadap produk dari China melebihi 47%. Kontras ini menunjukkan bahwa hubungan perdagangan antara Washington dan Beijing masih ditandai oleh ketegangan yang tinggi, dengan skenario yang tampaknya rentan terhadap episode gesekan baru.