Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gary Wang Kisah Kebangkitan: Dari Co-Founder FTX Hingga Jalan Penebusan Sebagai Saksi yang Mengungkapkan Kebenaran
Setelah badai FTX, akhir yang paling tak terduga pun terlahir. Gary Wang, inti teknologi yang pernah menjadi pusat, mendapatkan keputusan resmi dari hakim dalam sidang vonis terbaru—dibebaskan dari penjara. Keputusan ini memecahkan kebiasaan dan menulis bab paling penuh penebusan dalam sejarah skandal terbesar di dunia cryptocurrency.
Jaksa penuntut umum dalam sidang secara terbuka memuji Gary Wang sebagai saksi kunci yang “paling kooperatif,” yang memberikan intel internal penting untuk penyelidikan. Hakim federal Lewis Kaplan bahkan secara langka menyatakan: “Saya belum pernah melihat situasi seperti ini,” menegaskan keberanian Gary Wang yang dengan tegas memilih berada di pihak hukum setelah menyadari kesalahan. Sebaliknya, para konspirator menghadapi hukuman yang jauh berbeda.
Dari sahabat SMA hingga rekan pendiri: ikatan dua dekade antara Gary Wang dan SBF
Kisah Gary Wang dimulai dari sebuah kamp musim panas matematika SMA. Di sana, dia bertemu dengan Sam Bankman-Fried (SBF) yang kemudian mengubah dunia crypto. Keduanya kemudian melanjutkan studi di Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan setelah lulus, mereka sepakat untuk mendirikan perusahaan perdagangan Alameda Research.
Meskipun awalnya Gary Wang tidak muncul sebagai pendiri resmi, dia adalah tulang punggung teknologi operasional Alameda. Dari algoritma perdagangan hingga arsitektur sistem, setiap baris kode yang ditulis Gary Wang mendukung ekspansi bisnis perusahaan ini. Dari sudut pandang orang luar, mungkin dia bukan yang paling mencolok, tetapi keputusan teknisnya sangat mempengaruhi jalur perkembangan Alameda, bahkan menanamkan benih masalah di kemudian hari.
Keruntuhan 2022: reaksi berantai akibat krisis likuiditas
Pada November 2022, FTX tiba-tiba bangkrut karena krisis likuiditas, memicu skandal penipuan terbesar dalam dunia cryptocurrency. Alameda Research yang terkait erat pun runtuh. Peristiwa ini tidak hanya mengguncang seluruh industri, tetapi juga melibatkan ratusan ribu investor dan pengguna. SBF dinyatakan bersalah atas 7 tuduhan penipuan dan konspirasi, dan akhirnya dijatuhi hukuman 25 tahun penjara pada Maret 2023, serta denda sebesar 11 miliar dolar AS.
Dalam badai ini, Gary Wang juga dituntut karena keterlibatannya dalam tindakan tidak pantas. Namun, berbeda dengan SBF dan konspirator lainnya, Gary Wang membuat sebuah keputusan penting: sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan hukum.
Perbedaan hukuman yang mencolok: bagaimana kerja sama mengubah nasib
Dalam sidang pidana SBF, Gary Wang tampil sebagai saksi yang menyatakan dirinya sebagai saksi yang “berkualitas buruk.” Kesaksiannya menjadi senjata penting bagi jaksa, membantu mereka menetapkan fakta kunci. Sikap kooperatif ini jelas mendapatkan imbalan.
Perbandingan dengan nasib peserta lain menunjukkan perbedaan yang mencolok. Caroline Ellison, mantan CEO Alameda Research, juga bekerja sama dan dijatuhi hukuman 2 tahun penjara pada September 2023. Co-CEO FTX Digital Markets di Bahama, Ryan Salame, yang memiliki peran lebih marginal, dijatuhi hukuman 7,5 tahun. Sementara Nishad Singh, mantan kepala teknik FTX, meskipun membantu penyelidikan, karena kejahatan yang relatif ringan, akhirnya dibebaskan dari penjara.
Kasus Gary Wang sekali lagi membuktikan: dalam sistem peradilan Amerika Serikat, sikap menentukan segalanya. Dari menyembunyikan sampai mengungkapkan secara aktif, dari konspirator menjadi saksi penuntut, Gary Wang telah menjalani perubahan identitas. Hakim dalam putusannya menyiratkan bahwa sikap “sadar akan kesalahan dan mau memperbaiki” ini adalah kunci dari pengampunan dalam penjatuhan hukuman.
Akhir ini juga mengingatkan industri: dalam masalah kepatuhan dan integritas, memilih pihak yang benar tidak pernah terlambat.