Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bahaya penipuan asmara yang terlihat dari kasus wanita Singapura kehilangan 120.000 dolar dalam aset kripto
Dalam menghadapi meningkatnya kerugian akibat penipuan di dalam negeri Singapura, kasus penipuan asmara yang memanfaatkan aset kripto semakin menarik perhatian masyarakat. Pada tahun 2024, total jumlah uang yang disalurkan oleh warga Singapura kepada penipu mencapai sekitar 11 miliar dolar AS, dan sekitar seperempat di antaranya melalui aset digital.
Wanita yang Kehilangan Tabungan Seumur Hidup Tanpa Verifikasi Identitas
Dalam kasus yang terungkap kali ini, seorang ibu tunggal secara tidak sengaja mengirimkan hingga 120.000 dolar AS kepada seseorang yang diyakini sebagai pasangan dari luar negeri. Selama lebih dari satu tahun, komunikasi hanya dilakukan melalui pesan WhatsApp dan panggilan suara, dan wajah lawan bicara tidak pernah diperiksa sama sekali.
Wanita ini terpengaruh oleh bujukan penipu, hingga memutuskan untuk menarik dua anaknya dari sekolah dan mempersiapkan pindah ke luar negeri. Setelah kemasan barang selesai dan hari keberangkatan sudah dekat, petugas dari Komando Penanggulangan Penipuan Singapura (ASC) menyadari adanya kejanggalan. Peringatan tentang penarikan dana mencurigakan dari bank telah diterima.
Organisasi Penipuan yang Melakukan Pencucian Uang Secara Terorganisir
Hasil penyelidikan dari tim analisis blockchain (CTT) mengonfirmasi bahwa dana yang dikirim wanita tersebut telah secara terorganisir dicuci melalui beberapa alamat yang mencurigakan. Masalah yang muncul adalah anonimitas aset kripto dan kesulitan dalam melacak transaksi, yang memudahkan para penipu menyembunyikan dana mereka.
Tren Perluasan Penipuan Aset Kripto Berdasarkan Statistik
Menurut penyelidikan dari otoritas Singapura, kerugian akibat penipuan melalui Bitcoin dan Ethereum saja telah melebihi 81,6 juta dolar AS pada paruh pertama tahun 2025. Bahkan, ada laporan tentang penipuan menggunakan malware di mana salah satu korban kehilangan lebih dari 125 juta dolar AS dalam aset kripto.
Menanggapi situasi ini, Komando Penanggulangan Penipuan Singapura mendirikan Tim Pelacakan Aset Kripto (CCT) pada bulan Maret tahun ini. Hal ini dilakukan karena penggunaan aset kripto secara global semakin meluas dan para penipu mulai memanfaatkan tren ini.
Kekosongan Pengetahuan yang Dimanfaatkan Penipu
Saat ini, para penipu memanfaatkan kurangnya pengetahuan korban tentang aset kripto. Mereka menghubungi korban dengan dalih membantu investasi aset digital, lalu mengumpulkan dana yang diterima dan menghilang secara tiba-tiba.
Petugas dari otoritas menyatakan bahwa mereka membangun sistem untuk memantau pergerakan dompet secara real-time dan segera membekukan transaksi yang mencurigakan, guna meminimalkan kerugian. Ke depan, peningkatan literasi aset kripto di kalangan warga Singapura akan menjadi tantangan penting dalam mengurangi kerugian akibat penipuan.