Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketua Fed Powell Membahas Investigasi DOJ tentang Kebijakan Suku Bunga dan Independensi
Sumber: CryptoTale Judul Asli: Fed Chair Powell Responds to DOJ Criminal Investigation Tautan Asli:
Panggilan Pengadilan DOJ dan Fokus Renovasi
Ketua Federal Reserve Jerome Powell menanggapi penyelidikan kriminal setelah jaksa federal mengeluarkan panggilan pengadilan grand jury kepada bank sentral. Penyidikan ini berfokus pada renovasi senilai $2,5 miliar dari bangunan bersejarah Fed dan kesaksian Powell di Senat dari bulan Juni. Powell memperingatkan bahwa sengketa ini berkisar pada independensi suku bunga.
Powell mengatakan bahwa Departemen Kehakiman mengeluarkan panggilan pengadilan terkait kesaksiannya di depan Komite Perbankan Senat mengenai renovasi multi-tahun dari gedung markas Federal Reserve. Proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar $2,5 miliar. Powell menyatakan bahwa penyelidikan ini tidak berpusat pada pengungkapan renovasi atau pengawasan kongres, karena Fed telah memberikan kesaksian dan pembaruan publik kepada Kongres. Namun, dia menggambarkan isu renovasi sebagai dalih untuk penyelidikan tersebut.
Powell menyampaikan pernyataannya dalam sebuah pernyataan rekaman, mencatat bahwa tidak ada pejabat yang di atas hukum tetapi menggambarkan panggilan pengadilan ini sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jaksa federal sedang memeriksa apakah kesaksian Powell di Senat menimbulkan risiko hukum, dengan penyelidikan diawasi oleh Kantor Jaksa Wilayah AS untuk District of Columbia.
Powell Sebut Ketegangan Kebijakan Suku Bunga dengan Gedung Putih
Powell mengaitkan penyelidikan ini dengan sengketa mengenai kebijakan moneter, menyatakan bahwa tuduhan kriminal mengikuti penolakan Fed untuk memotong suku bunga dengan cepat. Dia menekankan bahwa Fed menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, dan tekanan politik seharusnya tidak mempengaruhi keputusan kebijakan moneter. Dia memperingatkan bahwa penyelidikan ini dapat mempengaruhi independensi Fed di masa depan.
Powell mencatat bahwa dia melayani di bawah beberapa pemerintahan dan mengatakan bahwa dia menjalankan tugasnya tanpa keberpihakan politik. Dia menegaskan bahwa pelayanan publik terkadang membutuhkan keteguhan di bawah tekanan. Penyidikan ini menambah kekhawatiran tentang independensi kelembagaan Federal Reserve dan politisasi keputusan penuntutan.
Reaksi Politik
Departemen Kehakiman mengeluarkan pernyataan singkat yang mengatakan bahwa Jaksa Agung menginstruksikan jaksa untuk memprioritaskan penyelidikan yang melibatkan dana pembayar pajak. Senator North Carolina Thom Tillis menyatakan kekhawatiran tentang implikasi penyelidikan ini dan mengatakan bahwa dia akan menentang calon Fed di masa depan sampai masalah hukum ini selesai.
Powell mengonfirmasi bahwa dia berencana untuk terus menjabat sebagai ketua Fed dan akan menjalankan peran tersebut sesuai konfirmasi dari Senat. Dia menekankan bahwa keputusan harus didasarkan pada data daripada intimidasi politik. Penyidikan oleh Departemen Kehakiman tetap berlangsung di bawah pengawasan Kantor Jaksa Wilayah AS di Washington.