Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dewan Perwakilan Rakyat AS Mendorong RUU Larangan Perdagangan Orang Dalam, Pembatasan Baru dalam Perdagangan Saham Anggota Kongres
【区块律动】Belakangan ini Kongres AS kembali membuat kejutan. Pada 12 Januari, beredar kabar bahwa anggota Partai Republik DPR secara kolektif mendorong RUU pembatasan perdagangan saham, bertujuan untuk menutup celah yang memungkinkan anggota parlemen menggunakan informasi dalam untuk melakukan perdagangan saham. RUU ini diprakarsai oleh Ketua Komite Administrasi DPR, anggota DPR Wisconsin Brian Stile, dengan isi yang sangat langsung—melarang anggota DPR dari kedua kamar untuk menambah kepemilikan saham individu.
Proposal ini disebut “RUU Larangan Perdagangan Orang Dalam”, dan telah mendapatkan dukungan dari pimpinan Partai Republik DPR, serta disetujui oleh berbagai faksi dalam partai. Rencana akan diserahkan secara resmi pada hari Senin.
Namun ada satu detail: meskipun membatasi perdagangan saham individu, anggota parlemen masih dapat terus membeli dan menjual dana investasi diversifikasi. Artinya, bukan sepenuhnya dilarang, tetapi dilarang untuk menempatkan taruhan secara terkonsentrasi pada satu saham saja. Dengan demikian, mereka dapat mencegah penggunaan informasi dalam untuk melakukan operasi saham secara tepat, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk berpartisipasi di pasar melalui dana.
Hal ini mencerminkan bahwa pasar dan regulator semakin menaruh perhatian pada transparansi dan keadilan dalam perdagangan. Pemikiran kepatuhan serupa juga dapat kita lihat di pasar cryptocurrency—semakin banyak bursa yang memperkuat pengungkapan informasi dan mencegah perdagangan orang dalam.