Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perhitungan Ukuran Posisi — Cara Tepat Membuka Stop Loss
Ingin tahu mengapa begitu banyak orang mengalami margin call? Sebenarnya, dengan menggunakan satu rumus yang tepat, Anda bisa menghindarinya.
Rumus inti sangat sederhana: Ukuran posisi = Jumlah risiko ÷ Persentase stop loss
Ambil contoh BTC. Jika akun Anda memiliki $10.000, dan Anda memutuskan risiko satu kali transaksi adalah 1%, yaitu $100. Anda melihat posisi long di $100.000, dan menetapkan stop loss di $98.000.
Maka berdasarkan rumus: $100 ÷ 2% = Berapa seharusnya ukuran posisi? Hasil perhitungan ini menentukan leverage yang bisa Anda gunakan dan berapa banyak kontrak yang bisa dibeli.
Terlihat sangat dasar, bukan? Tapi hanya dengan langkah ini, Anda bisa menghindari 90% margin call. Kebanyakan orang justru sebaliknya — mereka sudah memutuskan leverage berapa sebelum masuk, lalu masuk ke pasar, dan akibatnya, saat terjadi koreksi, mereka langsung mengalami margin call.