Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Prediksi pasar kembali menjadi perhatian. Anggota DPR New York, Ritchie Torres, mengajukan RUU baru pada hari Jumat lalu—"Undang-Undang Kepercayaan Publik Pasar Prediksi 2026"—yang telah mendapatkan dukungan dari 30 anggota Demokrat, termasuk mantan Ketua DPR Nancy Pelosi.
Secara sederhana, apa tujuan dari RUU ini? Melarang pejabat terpilih, pejabat pengangkatan politik, staf departemen administratif, serta staf Kongres menggunakan informasi internal yang mereka miliki untuk bertaruh di pasar prediksi tentang kebijakan pemerintah, tindakan pemerintah, atau hasil politik. Terdengar serius, tetapi sebenarnya ada kejadian yang memicunya.
Baru-baru ini, seorang pemain pasar prediksi menempatkan taruhan di Polymarket bahwa mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, akan turun sebelum akhir bulan, dan langsung mendapatkan keuntungan sebesar 400.000 dolar AS. Kejadian ini langsung memicu reaksi publik, dan pasar mulai curiga—apakah ada yang memanfaatkan informasi jabatan untuk melakukan perdagangan dalam insider trading?
Sikap Ritchie Torres sangat jelas: harus menutup celah ini. Jika pejabat internal pemerintah bisa mendapatkan keuntungan dari pasar prediksi, maka konflik kepentingan sangat mungkin terjadi—mendorong kebijakan tertentu demi keuntungan pribadi, yang sangat merugikan kepentingan publik.
Saat ini, RUU ini masih dalam proses mendapatkan dukungan dari Partai Republik, dan apakah nanti akan benar-benar disahkan, masih harus dilihat. Tetapi kejadian ini memang mencerminkan satu masalah: pasar prediksi semakin menjadi arus utama, dan kerangka pengawasan harus mengikuti.