Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga tembaga mencapai rekor tertinggi, lembaga keuangan optimis tren kenaikan akan berlanjut hingga 2026
Performa pasar tembaga bulan mendatang sangat mencolok, London Metal Exchange (LME) telah mencapai rekor tertinggi baru di $12.276/ton, sedangkan New York Copper (COMEX) juga menembus $5.80/pound pada 26 Desember, dengan kenaikan lebih dari 3%. Dari awal tahun hingga sekarang, harga tembaga di London telah meningkat sebanyak 37%, menunjukkan tren yang cukup kuat.
Faktor Ganda Dorong Harga Tembaga Naik
Kenaikan harga tembaga kali ini didorong oleh kekuatan gabungan dari sisi pasokan dan permintaan. Pertama, di sisi pasokan, berita gangguan produksi dari tambang tembaga utama di seluruh dunia terus bermunculan, secara langsung menekan output tembaga global. Kedua, ekspektasi terhadap kebijakan tarif AS meningkat, menyebabkan masuknya tembaga dalam jumlah besar ke AS untuk disimpan, yang menyebabkan stok spot di wilayah lain terus terkuras, memperburuk ketidakseimbangan pasokan dan permintaan global.
Ketegangan struktural dalam pasokan ini, ditambah dengan ekspektasi kebijakan, mendorong harga tembaga terus menembus rekor tertinggi sebelumnya.
Institusi Umum Bersikap Optimis terhadap Masa Depan
Melihat ke tahun 2026, banyak institusi terkemuka di Wall Street memberikan prediksi yang optimis. JPMorgan memperkirakan, kekurangan sekitar 330.000 ton tembaga halus akan terjadi secara global, dan memprediksi harga tembaga akan mencapai $12.500/ton pada kuartal kedua 2026, dengan rata-rata tahunan sekitar $12.075.
UBS menyesuaikan ekspektasi mereka, memperkirakan harga tembaga pada 2026 berpotensi berada dalam kisaran $11.500 hingga $13.000/ton. Citibank lebih agresif, dengan prediksi dasar bahwa harga akan mencapai $13.000/ton pada kuartal kedua 2026, dan dalam skenario pasar bullish, didorong oleh depresiasi dolar dan stimulus pemotongan suku bunga Federal Reserve, harga tembaga bahkan bisa melonjak ke $15.000/ton.
Analisis Logika Pasar
Rantai logika yang mendukung kenaikan harga tembaga telah terbentuk: pasokan yang terbatas sulit diubah dalam jangka pendek, permintaan dari AS yang tinggi menyebabkan stok terus masuk, dan kebijakan pelonggaran moneter mendukung kinerja komoditas. Faktor-faktor ini saling memperkuat, membentuk kekuatan pendorong kenaikan harga tembaga.
Bagi investor yang fokus pada komoditas besar, langkah selanjutnya adalah memantau secara ketat progres pemulihan tambang tembaga global, arah kebijakan AS, serta fluktuasi nilai tukar, karena semua ini akan langsung mempengaruhi kinerja harga tembaga secara nyata.